BUM-Pes untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren

Lusi Yulia Irfani

Penulis : Lusi Yulia Irfani
Editor : Asop Ahmad

0

0

Ekonomi
1654353401364_1654353508

BUM-Pes untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren

Badan Kerja sama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) menyambut baik rencana Kementerian Agama membentuk Badan Usaha Milik Pesantren (BUM-Pes) sebagai upaya mewujudkan kemandirian pesantren.

"BKsPPI merespon baik dan ini sangat krusial, bahkan kebutuhan bagi pesantren. Jadi untuk menopang kemandirian ini penting juga dibentuk badan usaha milik pesantren . Dalam rangka untuk pemberdayaan ekonomi pesantren, untuk memenuhi kebutuhan santri, kebutuhan pesantren secara luas," Ucap Akhmad Alim.

Kendati demikian Akhmad Alim mengingatkan agar pembentukan BUM-Pes dilakukan dengan rancangan dan proses yang rapi, teratur, benar dan secara maksimal sehingga BUM-Pes bisa berkembang maju kedepannya.

Baca juga: Universitas Terbaik Swiss Bisa Jadi Pilihan Kamu Untuk Kuliah di Luar Negeri

Kemandirian Ekonomi Pesantren

Ia mengatakan agar BUM-Pes secara organisasi kelembagaan diatur dengan manajemen yang baik mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian hingga pengawasan.

Akmad Alim optimis bila BUM-Pes dapat dikelola dengan baik maka ekonomi pesantren akan mandiri dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar pesantren.

Bahkan menurutnya majunya BUM-Pes juga bisa berdampak besar terhadap kesejahteraan bangsa. Sebab menurut Akhmad pesantren bukan saja mensejahterakan spiritual umat melainkan juga kedepannya diharapkan dapat mendorong kesejahteraan ekonomi umat.

Sebab itu untuk memperkuat BUM-Pes, Akhmad Alim menyarankan agar pesantren lebih memperluas jaringan dengan setiap pihak untuk pengembangan ekonomi pesantren.

Pesantren Sebagai Role Mode

Terlebih memperkokoh jejaring antar pesantren sehingga strategi pengembangan ekonomi pesantren bisa dijalankan maksimal. Sebelumnya Kemenag telah menetapkan 150 pesantren yang akan menjadi role model pelaksanaan Program Kemandirian Pesantren dengan membentuk Badan Usaha Milik Pesantren (BUM-Pes).

105 pesantren tersebut telah mendapat pendampingan dari Kemenag, baik dalam bentuk pelatihan bisnis, penyusunan konsep dan analisis usaha, serta permodalan yang sifatnya stimulan. Hasilnya, 105 pesantren tersebut telah membangun dan menjalankan unit usaha pesantren, baik rintisan maupun pengembangan dari usaha yang sudah ada dalam lima bulan terakhir. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1660353382969_1660353403

Religi

89.724 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

SIAPBELAJAR.COM - Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 Hijriah /2022 Miladiyah telah memasuki hari ke-70. Proses pemulangan Jemaah haji Indonesia sampai hari ini masih berlangsung dan be
1660353060035_1660353074

Religi

Kemenag Buka Lowongan 6000 Lebih Pendamping Proses Produk Halal

SIAPBELAJAR.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka rekrutmen 6.179 Pendamping Proses Produk Halal (Pendamping PPH). Proses rekrutmen ini dilakukan secara online melalui laman p
1660266980350_1660267008

Religi

Daftar Seleksi Eselon 1 Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau setingkat Eselon I Kementerian Agama Tahun 2022 memasuki tahap akhir. Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama telah
1660133680146_1660133704

Belajar

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Peringkat Pertama Webometrics di PTKN

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali bertengger di peringkat pertama webometrics di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia. Web
1660118620912_1660118627

Seniraga

Buka Pesona PTKN, Menag: Jaga Sportivitas!

SIAPBELAJAR.COM – Pekan Seni dan Olahraga Nasional (Pesona) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) tahun 2022 resmi digelar di Bandung. Ribuan peserta seluruh Indonesia turut berkompetisi dalam