Sepanjang Tahun 2022, Kemenperin Cetak Ribuan Wirausaha Baru

Jojon, S. Kom

Penulis : Jojon, S. Kom
Editor : Asop Ahmad

0

0

Ekonomi
1672834749713_1672834775

Sepanjang Tahun 2022, Kemenperin Cetak Ribuan Wirausaha Baru

SIAPBELAJAR.COM - Keberadaan wirausaha baru (WUB) di sektor industri kecil dan menengah (IKM) memiliki peranan yang penting dalam memperkuat perekonomian nasional, terutama dalam perluasan kesempatan berusaha dan bekerja hingga ke pelosok daerah.

Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) konsisten menggelar berbagai program pelatihan untuk terus meningkatkan jumlah populasi WUB IKM, baik yang baru merintis bisnis maupun yang telah menjalankan usahanya agar dapat naik kelas.

“Dalam upaya peningkatan populasi wirausaha baru IKM, khususnya bagi calon wirausaha yang memiliki jiwa kewirausahaan, kami telah melaksanakan kegiatan penumbuhan wirausaha industri melalui berbagai program supaya mereka naik kelas jadi IKM yang adaptif dan inovatif,” kata Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Rabu (4/1).

Ditjen IKMA Kemenperin telah menyelenggarakan program penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru berupa pelatihan atau bimbingan teknis manajemen kewirausahaan, fasilitasi perizinan berusaha (legalitas usaha), serta fasilitasi mesin atau peralatan.

Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas WUB IKM,mulai dari program Santripreneur, penumbuhan wirausaha di daerah tertinggal, perbatasan, terluar dan pascabencana, hingga penumbuhan wirausaha yang bersinergi dengan kementerian dan lembaga lainnya termasuk melalui dana dekonsentrasi.

“Sampai triwulan III tahun 2022, Ditjen IKMA telah melatih sebanyak 17.763 WUB, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 8.019 WUB. Selain itu, Ditjen IKMA memfasilitasi 6.235 WUB untuk mendapatkan legalitas usaha, atau meningkat dari tahun 2021 sebanyak 5.330 WUB,” ungkap Reni.

Tak hanya itu, Ditjen IKMA telah menggelar program Santripreneur untuk melatih wirausaha baru di 13 pondok pesantren, dengan peserta binaan sebanyak 670 santri. Sehingga total santri yang dilatih sejak tahun 2013 hingga saat ini sebanyak 10.914 santri dari 102 pondok pesantren.

“Dalam program tersebut, kami memberikan bimbingan teknis serta fasilitasi mesin atau peralatan produksi. Fasilitasi Ditjen IKMA ini diharapkandapat mendorong wirausaha IKM di lingkungan pondok pesantren dalam upaya menciptakan lapangan kerja baru dan turut mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” paparnya.

Lanjut Reni, Ditjen IKMA juga fokus mendorong wirausaha yang telah menjalankan bisnisnya agar terus tumbuh dan berkembang melalui program akselerasi bisnis teknologi. Hal ini sejalan dengan program Making Indonesia 4.0 melalui penumbuhan dan pengembangan IKM startup berbasis teknologi, yaitu wirausaha (enterpreneurship) yang mengedepankan inovasi produk dan pemanfaatan teknologi dalam proses bisnisnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1672834749713_1672834775

Ekonomi

Sepanjang Tahun 2022, Kemenperin Cetak Ribuan Wirausaha Baru

SIAPBELAJAR.COM - Keberadaan wirausaha baru (WUB) di sektor industri kecil dan menengah (IKM) memiliki peranan yang penting dalam memperkuat perekonomian nasional, terutama dalam perluasan kesempatan
1672097154147_1672097221

Belajar

Kemenperin Cetak SDM Kompeten Sesuai Kebutuhan Industri

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Perindustrian turut berperan aktif dalam menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten guna memenuhi kebutuhan dunia industri. Sebab, SDM yang terampil menjadi sala
1667613822890_1667613858

Ekonomi

Sambut Investor Masuk, Kemenperin Siapkan Standardisasi Produk Rokok Elektrik

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turut berperan aktif meningkatkan nilai investasi di tanah air dengan menarik sejumlah pelaku industri potensial. Dampak positif dari penanaman
1667267716719_1667267775

Ekonomi

Jumlah Naker Industri Naik, Kemenperin Fasilitasi 33 Ribu Sertifikat Kompetensi

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Perindustrian terus berupaya untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Guna mencapai sasaran ini,
1666321888594_1666321912

Ekonomi

Kemenperin Fasilitasi Perluasan Pasar Ekspor Industri Mamin di Eropa

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) proaktif mendukung peningkatan kinerja industri makanan dan minuman nasional, salah satunya dengan mendorong perluasan pasar ekspor melalui fas