Harga Sewa Naik, Mahasiswa di Portugal Mengalami Kesulitan

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Asop Ahmad

0

0

Ekonomi
1664012093795_1664012098

Lisbon City, Portugal

SIAPBELAJAR.COM - Krisis perumahan di Portugal tampaknya juga berdampak pada mahasiswa di negara tersebut karena mereka kesulitan mencari tempat tinggal.

João Caseiro, Presiden Asosiasi Akademik Coimbra, sebuah serikat mahasiswa di Portugal, mengatakan bahwa para mahasiswa berjuang untuk mendapatkan akomodasi karena harga sewa yang tinggi dan kurangnya tempat tinggal di negara tersebut.

Dia mengatakan bahwa ada permintaan besar untuk akomodasi dari mahasiswa dan keluarga mereka di bulan-bulan musim panas.

“Mereka mengalami banyak kesulitan karena harga sewanya tinggi dan pasokannya sangat sedikit,” kata Presiden Asosiasi Akademik Coimbra.

Dalam sebuah wawancara dengan agen Lusa, ia menyoroti bahwa rata-rata sewa bulanan di Portugal meningkat sebesar 10%.

Lebih lanjut dikatakan bahwa di Coimbra, sewa bulanan rata-rata saat ini adalah €270 atau sekitar Rp 3,9 juta hingga €290 atau sekitar Rp 4,2 juta.

Dia juga menambahkan bahwa harga sewa sebelumnya sekitar €200 atau sekitar Rp 2,9 juta per bulan.

“Rata-rata nilai kamar sudah naik banyak dan membebani kantong keluarga siswa, yang tercermin dari angka putus sekolah yang lebih besar,” tegasnya.

Permintaan kepada Pemerintah

Surat kabar juga melaporkan bahwa Caseiro meminta pemerintah untuk mengambil langkah-langkah dalam hal ini dan melihat apa yang terjadi dengan pasar sewa di negara itu untuk membantu siswa yang kesulitan mencari tempat tinggal.

Dia menyebutkan beberapa opsi yang dimiliki Asosiasi Akademik Coimbra untuk membantu mahasiswa menemukan akomodasi, termasuk membimbing mahasiswa ke asrama universitas atau melalui proyek kelayakhunian bersertifikat.

Namun, Caseiro menekankan bahwa tidak ada tempat tidur yang cukup di asrama universitas untuk kota dengan total 25.000 mahasiswa.

Krisis Perumahan di Beberapa Negara Lainnya

Demikian pula, krisis perumahan telah mempengaruhi siswa di negara-negara dunia lainnya, termasuk Belanda, Irlandia dan Jerman.

Pada bulan Juli, University of Amsterdam (UvA) menyarankan semua mahasiswa internasional untuk tidak pergi ke ibu kota tanpa mencari akomodasi terlebih dahulu. Disebutkan bahwa daftar permintaan akomodasi universitas sudah penuh.

Dalam upaya untuk mengurangi krisis akomodasi, pemerintah Belanda mempresentasikan rencana yang meramalkan pembangunan 60.000 rumah siswa di Belanda antara tahun 2022 dan 2030.

Rencana ini diluncurkan dengan bekerja sama bersama siswa, kota, investor swasta, lembaga pendidikan dan asosiasi perumahan.

Di Irlandia, siswa internasional terpaksa tidur di klub karena kurangnya akomodasi, sementara beberapa siswa lain juga harus tidur di jalanan atau mobil setelah gagal menemukan tempat tinggal.

Baru-baru ini juga Kedutaan Besar Prancis di Irlandia memperingatkan siswa mengenai krisis perumahan di Irlandia dan menyarankan mereka untuk waspada terhadap penipuan sewa dan tidak menandatangani kontrak atau membayar perumahan jika mereka belum bertemu dengan pemilik atau melihat akomodasi sebelumnya.

Telah dilaporkan juga bahwa perumahan siswa di Jerman menjadi mahal, bahkan akomodasi bersama pun menjadi tidak terjangkau bagi siswa di negara tersebut.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1669708726143_1669708705

Belajar

Upaya Ghent University untuk Meringankan Kesulitan Akomodasi

SIAPBELAJAR.COM - Ghent University di Belgia telah memutuskan untuk membantu mahasiswanya dengan menyewa akomodasi sebanyak 100 kamar mahasiswa di kota Bruges.Mahasiswa harus menempuh jarak sejauh
1669344362588_1669344343

Ekonomi

Peningkatan Biaya Kesehatan untuk Mahasiswa Universitas di Finlandia

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Finlandia mengumumkan bahwa pelajar di Finlandia akan membayar sebesar €73,60 atau setara Rp 1,2 juta untuk menggunakan layanan kesehatan di negara tersebut, atau seb
1669258971238_1669259125

Belajar

Penurunan Jumlah Lulusan di Swedia

SIAPBELAJAR.COM - Jumlah mahasiswa yang lulus dari Institusi Pendidikan Tinggi Swedia menjadi lebih sedikit, karena jumlah tersebut turun sebanyak 1.100 lulusan selama tahun akademik 2021/2022, men
1669260304588_1669260284

Belajar

Peningkatan Jumlah Mahasiswa Inggris yang Mencari Dukungan Kesehatan Mental

SIAPBELAJAR.COM - Jumlah mahasiswa di Inggris Raya yang melaporkan masalah kesehatan mental meningkat tahun ini, dengan para ahli memperingatkan bahwa hal tersebut merupakan konsekuensi dari pandem
1668849945849_1668849933

Ekonomi

Dukungan Dana University of Manchester untuk Mahasiswanya

SIAPBELAJAR.COM - Pihak Universitas mengumumkan bahwa University of Manchester telah meluncurkan paket £9 juta atau setara Rp 167,9 miliar untuk mendukung mahasiswanya di tengah krisis biaya hidup