Bulog Jaga Kestabialan Harga Gabah dan Beras

Jojon, S. Kom

Penulis : Jojon, S. Kom
Editor : Asop Ahmad

0

0

Ekonomi
1663994185565_1663994203

Fleksibilitas Harga Pembelian Gabah dan Beras Petani untuk Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga

SIAPBELAJAR.COM - Kondisi kenaikan harga gabah dan beras di tingkat petani dan penggilingan padi yang terjadi saat ini mendorong kenaikan harga beras di tingkat konsumen. Untuk mengantisipasi kenaikan harga itu telah dijalankan beberapa program guna menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan di pasar dan stabilisasi harga karena pasokan yang terus ada.

Berdasarkan data BPS, inflasi beras di September 2022 sebesar 0,54% (mtm), dan pada bulan sebelumnya Agustus 2022 rata-rata harga beras mencapai Rp11.603/kg atau 1,11% lebih tinggi dibanding rata-rata harga di Juli 2022. Kenaikan harga gabah dan beras di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terjadi akibat rendahnya produksi pada musim paceklik.

Dalam hal ini perlu dilakukan antisipasi peningkatan jumlah ketersediaan gabah dan beras pada masa panen gadu 2022. Untuk itu, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis telah melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis tingkat Eselon 1 terkait Pembahasan Kebijakan Fleksibilitas Harga Pembelian Gabah dan Beras pada Jumat (2/09) lalu.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud menyampaikan, penyerapan yang dilakukan oleh Perum BULOG perlunya ditingkatkan mengingat kondisi stok CBP saat ini.

“Pada masa panen raya diindikasikan harga akan naik. Supaya hal ini tidak mempengaruhi inflasi menjadi lebih tinggi lagi, diusulkan kebijakan fleksibilitas harga kepada Perum BULOG untuk menyerap produksi gabah dan beras petani,” ujar Deputi Musdhalifah.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum BULOG Mokhamad Suyamto menyampaikan bahwa perkembangan produksi Gabah Kering Giling (GKG) mengalami penurunan dari beberapa tahun terakhir.

“Penurunan produksi diperkirakan juga terjadi pada tahun ini. Berdasarkan tren tahunan, produksi mulai mengalami penurunan pada September sampai dengan akhir tahun. Produksi pada September 2022 diperkirakan menurun dibandingkan Agustus 2022 maupun bulan yang sama tahun sebelumnya,” tutur Direktur Mokhamad.

Sementara itu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa menerangkan, kondisi pasar dan perkembangan inflasi juga terus mengalami kenaikan. Kebijakan fleksibilitas harga pembelian gabah dan beras petani oleh Perum BULOG maksimal sebesar 10% sesuai wilayah sentra produksi.

Turut hadir pada Rakornis tersebut Plt. Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan, Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, dan Perwakilan Direktur Pelaksanaan Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1667565223703_1667565231

Ekonomi

Peran Universitas dalam Pertumbuhan Ekonomi di Inggris

SIAPBELAJAR.COM - Universitas di Inggris mengatakan bahwa mereka memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pihak universitas mendesak pemerintah untuk mulai menawarkan kond
1665281230612_1665281241

Ekonomi

Penurunan Laba Perusahaan Samsung

SIAPBELAJAR.COM - Raksasa teknologi Samsung telah memperingatkan penurunan laba sebesar 32% karena permintaan untuk perangkat elektronik dan chip memori yang mendukungnya menyusut akibat perlambata
1665080780733_1665080798

Ekonomi

Ciptakan Ekonomi Inklusif, Pemerintah Terus Dorong Digitalisasi UMKM

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah Indonesia terus mendorong digitalisasi pada Usaha Mikro Kecil Menengah atau (UMKM). Per Juni 2022, sebanya
1665081355360_1665081374

Ekonomi

Gelombang PHK Menghantam, Yakin Indonesia Selamat dari Resesi?

SIAPBELAJAR.COM - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menghantam Indonesia. Padahal, ekonomi dalam negeri terbilang cukup solid pada kuartal II 2022.Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) meny
1664921670357_1664921691

Ekonomi

Inflasi Tahunan September Capai 5,95 Persen

SIAPBELAJAR.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa inflasi tercatat 5,95 persen year-on-year (yoy) pada September 2022. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan bahwa