BBM Naik, Anggaran Subsidi Tetap Membengkak

Jojon, S. Kom

Penulis : Jojon, S. Kom
Editor : Asop Ahmad

0

0

Ekonomi
1662629966675_1662629984

Kemenkeu Cari Cara Tutupi Bengkak Anggaran Subsidi BBM Rp650 T

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih mencari cara untuk memenuhi kebutuhan anggaran subsidi BBM dan kompensasi energi yang membengkak jadi Rp650 triliun.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu menyebutkan anggaran subsidi memang tetap naik, meski pemerintah sudah mengerek harga bahan bakar minyak (BBM) pertalite dan solar mulai Sabtu (3/9) pukul 14.30 lalu.

Namun, kenaikan anggaran subsidi lebih kecil dibandingkan jika pemerintah tak menaikkan harga BBM bersubsidi. Pasalnya, kalau pertalite dan solar tak dinaikkan, anggaran subsidi bisa bengkak jadi Rp698 triliun sampai akhir tahun.

"Jadi akan ada tetap kebutuhan tambahan untuk subsidi dan kompensasi. Akan kami carikan caranya untuk APBN berikut berikutnya," ujarnya dalam diskusi FMB9, Selasa (6/9).

Febrio menjelaskan kemungkinan tambahan anggaran subsidi BBM 2022 ini akan diambil dari APBN tahun depan. Kalau skema itu jadi ditempuh, pembayaran untuk kompensasi kepada PT Pertamina (Persero) bakal dibayar dari anggaran 2023.

Dengan kata lain, APBN 2022 masih sesuai dengan Perpres 98 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022

"Sebenarnya apa yang kami lakukan dengan pengalihan subsidi ini, itu tidak akan terlalu ubah postur APBN 2022, sama sesuai dengan postur terakhir di Perpres 98," jelasnya.

Dengan demikian, meski ada penambahan anggaran belanja negara tahun ini, defisit diyakini masih tetap bertahan sesuai proyeksi awal yakni 3,92 persen terhadap PDB di 2022.

Untuk menjaga postur yang sudah disusun ini, ia mengatakan Kemenkeu akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lainnya.

"Dalam kondisi sekarang, kami bisa handle dan kelola bersama sama, dan gotong royong, dan semakin berkeadilan. Program subsidi dan kompensasi ini langkah strategis yang sangat baik, yang bisa kami lakukan bersama-sama. Agar subsidi dan kompensasi tepat sasaran," pungkasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1668170347174_1668170361

Belajar

Guru dan Siswa MAN IC Batam Juara I Lomba APBN Kemenkeu 2022

SIAPBELAJAR.COM - Guru dan siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menjadi yang terbaik pada lomba APBN yang digelar Kementerian Keuangan untuk tahun 2
1667470419732_1667470492

Ekonomi

Launching Implementasi Pembelajaran Terintegrasi di Lingkungan Kemenkeu

SIAPBELAJAR.COM - Dalam Acara Puncak Kemenkeu Learning Festival di Jakarta pada Kamis (03/11), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati me-launching Program Implementasi Pembelajaran Terintegra
1667469914984_1667470029

Ekonomi

Hingga Triwulan III Tahun 2022 Kinerja APBN Tetap Positif

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kinerja Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga bulan September 2022 menunjukan capaian positif. Hal itu disampaik
1666254254612_1666254293

Trending

Vivo Resmi Jual BBM Setara Pertalite Rp12.600 per Liter

SIAPBELAJAR.COM - PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) resmi menjual bahan bakar minyak (BBM) Kamis 920/10) dengan research octane number (RON) 90, yakni Revvo 90 dengan harga Rp12.600 per liter. BBM ini m
1664852802656_1664852918

Trending

Harga BBM PERTAMAX Turun Shell BP Vivo Ikut-Ikutan

SIAPBELAJAR.COM - Harga BBM Pertamina, Shell, BP dan VIVO kompak turun. Per hari Sabtu, 1 Oktober 2022, harga baru BBM terpampang di masing-masing SPBU.Untuk Pertamina, harga BBM yang turun adalah Per