Perubahan Skema Perdagangan Negara Berkembang

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Danang Hamid

0

0

Ekonomi
1660637682570_1660637883

Skema Baru untuk Perdagangan Negara Berkembang

SIAPBELAJAR.COM - Inggris akan memotong pajak impor pada ratusan produk lagi dari beberapa negara termiskin di dunia untuk meningkatkan hubungan perdagangan.

Skema Perdagangan Negara Berkembang mulai berlaku pada bulan Januari dan dibangun di atas skema yang menjadi bagian pertama dari Inggris saat menjadi anggota Uni Eropa.

Barang-barang seperti pakaian, sepatu dan makanan yang tidak diproduksi secara luas di Inggris akan mendapat manfaat dari tarif yang lebih rendah atau nol.

Skema ini mencakup 65 negara berkembang. Skema ini di atas ribuan produk yang sudah dapat diekspor oleh negara-negara berkembang ke Inggris tanpa tarif dan akan mempengaruhi sekitar 99% barang yang diimpor dari Afrika.

Departemen Perdagangan Internasional mengatakan bahwa pekerjaan itu adalah bagian dari dorongan yang lebih luas oleh Inggris dalam menggunakan perdagangan untuk mendorong kemakmuran dan membantu memberantas kemiskinan serta mengurangi ketergantungan pada bantuan.

Skema tersebut mencakup wewenang untuk menangguhkan suatu negara atas dasar pelanggaran hak asasi manusia atau perburuhan serta karena tidak memenuhi kewajiban perubahan iklim mereka.

“Sebagai negara perdagangan independen, kami mengambil kembali kendali atas kebijakan perdagangan kami dan membuat keputusan yang mendukung bisnis Inggris, membantu biaya hidup dan mendukung ekonomi negara-negara berkembang di seluruh dunia” kata Sekretaris Perdagangan Internasional, Anne-Marie Trevelyan.

“Bisnis Inggris dapat mengharapkan lebih sedikit birokrasi dan biaya yang lebih rendah, mendorong perusahaan untuk mengimpor barang dari negara berkembang” tambahnya.

Mengenai Manfaat dan Beberapa Perubahan dari Skema Baru Perdagangan

Banyak barang, dari tekstil hingga buah-buahan di 65 negara termiskin di dunia yang sudah mendapat manfaat dari pengurangan atau tarif nol ketika dijual ke Inggris, sehingga membuatnya menjadi lebih menarik.

Skema baru memotong beberapa biaya lebih lanjut, misalnya seperti pada mentimun yang tidak dapat diproduksi di sini selama musim dingin.

Skema ini juga menyederhanakan aturan untuk beberapa barang, seperti beberapa tekstil yang memenuhi syarat untuk perlakuan istimewa.

Skema ini datang ketika bantuan ke negara berkembang telah berkurang, sehingga menggarisbawahi kebijakan pemerintah untuk menggunakan perdagangan sebagai gantinya.

Skema ini menghapus beberapa tarif musiman untuk produk seperti mentimun yang tidak dapat ditanam di Inggris pada musim dingin, sehingga mereka bisa mendapatkan bebas tarif selama periode ini untuk sebagian besar negara di bawah skema tersebut.

Selain itu, skema ini juga menyederhanakan aturan perdagangan, seperti aturan asal yang menentukan berapa banyak proporsi produk yang harus dibuat di negara asalnya.

Mohammed Jabbar, selaku Direktur Pelaksana DBL Group, bisnis tekstil dari Bangladesh mengatakan bahwa skema ini merupakan “game changer” bagi perusahaannya.

“Perubahan ini berarti bahwa kami akan dapat memperoleh kapas dari lebih banyak negara daripada sebelumnya, sehingga akan membuat bisnis menjadi lebih kompetitif dan rantai pasokan kami akan jauh lebih tangguh” katanya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1663990236280_1663990258

Ekonomi

Tips Siasati Cicilan KPR di Tengah Kenaikan Suku Bunga BI

SIAPBELAJAR.COM - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan pada September 2022. Besarannya pun membuat banyak pihak kaget yakni sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,25 persen.Artinya, s
1663994185565_1663994203

Ekonomi

Bulog Jaga Kestabialan Harga Gabah dan Beras

SIAPBELAJAR.COM - Kondisi kenaikan harga gabah dan beras di tingkat petani dan penggilingan padi yang terjadi saat ini mendorong kenaikan harga beras di tingkat konsumen. Untuk mengantisipasi kenaikan
1664012093795_1664012098

Ekonomi

Harga Sewa Naik, Mahasiswa di Portugal Mengalami Kesulitan

SIAPBELAJAR.COM - Krisis perumahan di Portugal tampaknya juga berdampak pada mahasiswa di negara tersebut karena mereka kesulitan mencari tempat tinggal.João Caseiro, Presiden Asosiasi Akademik Co
1664012388490_1664012393

Trending

Desakan Universitas di Inggris Kepada Pemerintah

SIAPBELAJAR.COM - Para pemimpin universitas di Inggris telah mendesak pemerintah untuk mengambil langkah-langkah khusus untuk membantu mahasiswa di tengah krisis biaya hidup.Dalam rilis media, Unive
1663911274619_1663911304

Ekonomi

Sertifikasi Halal Gratis Bantu Pedagang Raih Omset Berlipat

SIAPBELAJAR.COM - Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) membantu pelaku usaha meraih omset berlipat. Pengakuan ini disampaikan Hikmat Primadi, pengusaha kue asal Bandung, Jawa Barat yang telah mengikuti p