Kepercayaan Terhadap Kripto di Australia Semakin Tinggi

Agus Salim

Kontributor : Agus Salim
Editor : Asop Ahmad

0

0

Ekonomi
1660265994643_1660266110

Ilustrasi bitcoin

SIAPBELAJAR.COM - Investasi kripto di Negeri Kanguru menjadi yang terpopuler nomor 2 setelah saham. Data tersebut mereka dapat dari hasil survei yang dilakukan terhadap 1.053 investor ritel.

Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) menyebut hampir setengah investor ritel di Negeri Kanguru berinvestasi kripto pada akhir 2021. Sekitar seperempat investor yang disurvei juga menyatakan kripto merupakan satu-satunya instrumen investasi andalan mereka.

Namun celakanya, di tengah jumlah investor itu, mereka ternyata lebih banyak mendapatkan informasi investasi kripto dari video YouTube ketimbang penasihat keuangan.

Pasalnya, dari survei 41 persen responden menyatakan lebih memilih media sosial untuk mendapatkan informasi investasi kripto. Dari responden yang memilih media sosial itu, 20 persen memilih Youtube dan 11 persen lainnya Facebook Meta Platform untuk mendapat informasi soal investasi kripto.

Temuan komisi ini semakin memperkuat data statistik yang beredar luas tentang tingkat kepemilikan kripto Australia yang tinggi dan karena itu dianggap tidak masuk akal oleh pejabat tinggi bank sentral.

Dalam sebuah pernyataan dikutip dari channelnewsasia.com, Kamis (11/8). "Kami prihatin dengan jumlah orang yang disurvei yang melaporkan berinvestasi dalam produk aset kripto yang tidak diatur dan tidak stabil. Perlindungan mereka terbatas karena hanya dapat informasi dari iklan. Karena itu ada alasan kuat kenapa harus ada regulasi kripto," kata Ketua ASIC Joe Longo

Ia mengatakan regulasi penting segera diterbitkan karena Sejak survei, sejumlah bank sentral menaikkan suku bunga acuan. Kenaikan bunga acuan itu mendorong investor keluar dari aset berisiko seperti kripto sehingga harga uang digital itu sempat terjun bebas dan bahkan ada yang bangkrut beberapa waktu lalu.

Untuk bitcoin dan ether, dua kripto yang paling populer saja misalnya, sejak survei dilakukan, mereka sempat mencapai rekor tertinggi. Tapi kemudian, harga kedua kripto itu  turun sekitar dua pertiga. Padahal, saham di Australia hanya turun sekitar 6 persen.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1663816427824_1663816433

Share and Care

230 Paus Terdampar di Pantai Tasmania, Australia

SIAPBELAJAR.COM - Lebih dari 200 paus ditemukan terdampar di pantai terpencil di pesisir barat Tasmania, Australia. Setengah dari paus, yang dianggap sebagai paus pilot, diyakini masih hidup. Tim p
1663461014803_1663461026

Ekonomi

Upaya Pemerintah untuk Mendorong Siswa Internasional Belajar di Australia Barat

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan Internasional untuk Australia Barat, David Templeman mengumumkan bahwa Pemerintah Australia Barat menginvestasikan dana sebesar $16,8 juta atau sekitar Rp 169,3
1662948376175_1662948402

Belajar

Peran Universitas untuk Masa Depan Energi Australia

SIAPBELAJAR.COM - Universities Australia, badan yang mewakili 39 universitas di Australia mengatakan bahwa universitas kelas dunia Australia sangat penting untuk memastikan negara mencapai tujuan ik
1662361579676_1662361598

Belajar

Perpanjangan Hak Kerja Pasca-Studi untuk Siswa Internasional di Australia

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan Australia, Jason Clare mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan hak kerja pasca-studi bagi siswa internasional yang lulus dari universitas di Australia di
1662096158499_1662096193

Belajar

Seruan Perluasan Penempatan Klinis Bagi Siswa Kesehatan di Australia

SIAPBELAJAR.COM - Universities Australia telah menyerukan perluasan penempatan klinis bagi siswa pada studi kesehatan dalam upaya untuk menumbuhkan dan mempertahankan tenaga kerja kesehatan di Austr