Tinggalkan Ponsel, BlackBerry Raih Untung dari Bisnis Otomotif

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Asop Ahmad

0

0

Ekonomi
1656409550266_1656409566

Tinggalkan Ponsel, BlackBerry Kembali Bangkit Dengan Meraih Untung Dari Bisnis Otomotif

SIAPBELAJAR.COM - Perusahaan teknologi Kanada BlackBerry yang awalnya dikenal sebagai produsen ponsel, kini berhasil bangkit dari keterpurukannya setelah bertransisi menjadi penyedia layanan teknologi otomotif dan keamanan siber.

BlackBerry resmi menghentikan layanan telepon selulernya pada awal 2022, ternyata berhasil meraih peningkatan pendapatan yang melebihi perkiraan Wall Street berkat bisnisnya di bidang keamanan siber dan fitur teknologi untuk mobil.

Pendapatan BlackBerry Meningkat Melebihi Perkiraan Analisis

Pendapatan BlackBerry hingga Mei 2022 mencapai US$168 juta atau sekitar Rp2,491 triliun, melebihi rata-rata perkiraan analis US$160,7 juta atau sekitar Rp2,383 triliun. Hal tersebut berarti bahwa total keuntungan yang diperoleh yaitu sekitar Rp108 miliar. 

Baca jugaCara Pembayaran BBM Bersubsidi melalui MyPertamina

Dilansir dari Reuters, peningkatan pendapatan BlackBerry seiring dengan melonjaknya permintaan kendaraan listrik dan teknologi connected car.

BlackBerry merupakan salah satu mitra dari produsen otomotif dunia seperti General Motors, Mercedes-Benz dan Toyota. 

Pendapatan BlackBerry Mengalami Pertumbuhan Tercepat

BlackBerry mengatakan bahwa pendapatan dari segmen Internet-of-Things (IoT), yang mencakup produk otomotif mengalami pertumbuhan tercepat sebesar 19%.

Produk otomotif besutan BlackBerry antara lain fitur driver assistance system, infotainment, dan connected car features.

Sedangkan untuk keamanan siber, BlackBerry mencetak kenaikan sebesar 6% karena banyaknya perusahaan yang menggunakan layanan cloud di masa pandemi COVID-19.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1656409550266_1656409566

Ekonomi

Tinggalkan Ponsel, BlackBerry Raih Untung dari Bisnis Otomotif

SIAPBELAJAR.COM - Perusahaan teknologi Kanada BlackBerry yang awalnya dikenal sebagai produsen ponsel, kini berhasil bangkit dari keterpurukannya setelah bertransisi menjadi penyedia layanan teknolo