Dua Program Unggulan Pusdatin di Masa Pandemi

oleh -30 views

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghadirkan dua layanan penting untuk membantu guru dan siswa dalam menghadirkan pembelajaran secara daring terutama di masa pandemi Covid-19, yakni bantuan kuota pendidikan, dan layanan pembelajaran daring menggunakan platform Rumah Belajar.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusdatin Kemendikbud, Hasan M. Hasan Chabibie, mengatakan, bantuan kuota data internet adalah bantuan yg diberikan oleh Kemendikbud kepada para guru, dosen, siswa dan mahasiswa. Bantuan tersebut berupa kuota data internet dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan proses pembelajaran dari rumah selama masa pandemi ini.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Kemudian, program lain yang dihadirkan adalah platform Rumah Belajar. “Ini adalah aplikasi belajar online yang dikembangkan Kemendikbud dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh siswa bahkan masyarakat umum,” kata Plt. Kapusdatin.

Tercatat, hingga akhir tahun 2020, portal Rumah Belajar mengalami penambahan jumlah pengguna. Bahkan untuk pengguna baru jumlahnya di atas 7 juta. Hasan mengatakan, hal ini pertanda bahwa platform atau aplikasi sangat penting dan dibutuhkan untuk membantu guru dan siswa selama proses pembelajaran secara daring.

Platform Rumah Belajar menghadirkan fitur yang cukup lengkap untuk bisa diakses, seperti Kelas Maya, Sumber Belajar, Laboratorium Maya, Bank Soal, Peta Budaya dan lainnya. “Ada banyak konten pembelajaran yang berbasis audio video animasi gambar yang disajikan secara interaktif sehingga pada prinsipnya memudahkan peserta didik untuk belajar dengan nyaman dan menyenangkan di rumah,” jelas Hasan

Beberapa waktu lalu, Kemendikbud telah meluncurkan akun pembelajaran. Hasan menyampaikan, akun pembelajaran adalah sebuah single sign on di mana para peserta didik, guru, kepala sekolah, dan operator akan mampu mengakses sumber pembelajaran pada platform e-learning atau laman aplikasi dalam satu terintegrasi yang dapat digunakan bersama.

Ia berharap penyediaan teknologi pembelajaran yang dikembangkan akan semakin memudahkan para guru dan siswa belajar lintas laman dan lintas aplikasi. “Dengan beraneka sumber pembelajaran digital, ujungnya akan membantu proses belajar dari rumah selama pandemi,” tutup Plt. Kapusdatin. (kemdikbud)