Ditjen PAUDNI Rangkul Organisasi Mitra

oleh -0 views
sejumlah tutor sedang mendampingi peserta didik kursus komputer. Pemerintah akan menata lembaga kursus agar mampu berdaya saing di era globalisasi.
Arrief Ramdhani
sejumlah tutor sedang mendampingi peserta didik kursus komputer. Pemerintah akan menata lembaga kursus agar mampu berdaya saing di era globalisasi.
sejumlah tutor sedang mendampingi peserta didik kursus komputer. Pemerintah akan menata lembaga kursus agar mampu berdaya saing di era globalisasi.

“PERAN organisasi mitra harus di perkuat, sehingga tugas Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Ditjen PAUDNI) akan lebih ringan”, ujar Plt. Dirjen PAUDNI Hamid Muhammad saat menggelar pertemuan dengan organisai mitra Ditjen PAUDNI di Jakarta, Kamis dan Jum’at (19-20/6). Dalam arahannya Hamid Muhammad mengatakan bahwa organisasi mitra (ormit) merupakan keluarga besar dari Ditjen PAUDNI. “Oleh sebab itu, perlu diselenggarakan pertemuan reguler dengan organisasi mitra, minimal 2x setahun, yakni ketika perencanaan program dan evaluasi,” ujar Hamid. Terkait persoalan administrasi dalam mengakses dana bansos, Hamid mengatakan agar Bagian Hukum dan Kepegawaian mencermati betul Undang – Undang (UU) No 16 Tahun 2001 tentang Yayasan dan juga Undang-Undang No. 28 Tahun 2004 tentang Perubahan UU No. 16 Tahun 2001. Apakah dimungkinkan pengecualian terhadap orsosmas tertentu. Mohon permasalahan yang ada di organisasi mitra dapat disampaikan melalui surat yang ditujukan ke Direktorat Jenderal PAUDNI. Agar dapat memenuhi beberapa aspek yaitu; aspek legalitas, aspek dampak hukum dan aspek dampak keuangan. Selain itu website Ditjen PAUDNI dan Direktorat yang ada di lingkungan Ditjen PAUDNI harus dilengkapi dengan data-data dan dimutakhirkan dengan informasi serta regulasi terbaru. Website harus dapat menyimpan seluruh informasi yang terkait dengan program PAUD, Kursus, Dikmas dan juga Tenaga Pendidik (PTK), sehingga organisasi mitra mudah mencari informasi yang mereka butuhkan. “Untuk Perencanaan 2015 kita bersama-sama harus menyiapkan program dan rencana besar yang berbentuk investasi. Sebab bila kita tidak menyiapkan rencana besar dengan bentuk investasi, maka kita tidak akan pernah mendapat dana besar. Tetapi data dan sasaran programnya harus jelas,” tutur Dirjen PAUDNI saat mengakhiri arahannya dihadapan para organisasi mitra.(paudni.kemdikbud.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.