Disdik Kab. Subang Gandeng Polisi dan Satpol PP Razia Pelajar Bolos

oleh -54 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

DINAS Pendidikan Kabupaten Subang akan menggandeng kepolisian dan satpol PP untuk melaksanakan razia pelajar yang keluyuran di luar sekolah pada saat jam belajar mengajar masih berlangsung.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan angka pelajar yang bolos sekolah, sekaligus antisipasi munculnya kenakalan di kalangan remaja, utamanya para pelajar.

banner 728x90

“Kami akan segera melakukan koordinasi dulu dengan kepolisian maupun satpol PP untuk pelaksanaan razia tersebut. Sasarannya pelajar yang bolos sekolah, dan berkeliaran di tempat umum atau keramaian,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Engkus Kusdinar, Rabu (26/11/2014).

Dia mengatakan sasaran razia nantinya tempat umum maupun pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, permainan, warnet, objek wisaya rekreasi dan lokasi-lokasi lain di luar sekolah yang disinyalir menjadi tempat pelajar berkumpul pada saat jam pelajaran masih berlangsung. “Kami sering melihat pelajar keluyuran di tempat keramaian pada saat jam pelajaran masih berlangsung,” ujarnya.

Selain menekan jumlah pelajar bolos sekolah, lanjutnya, razia juga sebagai upaya antisipasi munculnya potensi kenakalan pelajar. “Kami juga minta para guru maupun pimpinan sekolah supaya mengintensifkan pembinaan dan meningkatkan gerakan disiplin di kalangan anak didiknya masing-masing” tegasnya.

Sementara itu, Polres Subang mulai menggelar Operasi Zebra Lodaya tahun 2014 dengan menerjunkan sekitar 700 personel gabungan, kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dishub Subang.

Operasi dilaksanakan di sejumlah lokasi, terbagi dalam empat wilayah Pantura, Subang Kota, Selatan, dan Timur.

Operasi Zebra dimulai dengan menggelar apel pasukan melibatkan gabungan personel polisi, TNI, Satpol PP dan Dishub di Lapangan Mapolres Subang, Rabu (26/11/2014).

Dalam operasi tersebut anggota polres yang diterjunkan sebanyak 300 orang, mereka akan disebar di sejumlah lokasi startegis yang ada wilayah Subang.

Waka Polres Subang, Dedi Supriadi, didampingi Kasat Lantas Bariu Bawana, mengatakan sasaran operasi yaitu semua jenis kendaraan yang melakukan pelanggaran, tanpa kecuali, sepeda motor, mobil pribadi dan angkutan umum.

“Semua jenis pelanggaran akan ditindak, terutama pelanggar yang melawan arus dan menaikkan maupun menurunkan penumpang di sembarang tempat,” katanya.

Dikatakannya, Operasi Zebra Lodaya 2014 dilakukan dalam rangka cipta kondisi menjelang natal 2014 dan tahun baru 2015. “Operasi Zebra dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai Rabu hingga 9 Desember mendatang,” katanya.

Operasi, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan warga dalam berlalu lintas, dan terciptanya ketertiban berlalu lintas.

Bariu menjelaskan personil dari polres Subang sebanyak 300 orang sudah siap melaksanakan oprasi zebra lodaya tahun 2014. Nantinya petugas dibagi melaksakan operasi disejumlah lokasi, terbagi dalam empat wilayah yaitu pantura, Subang Kota, Selatan dan timur. Pelaksanaannya akan berlangsung selama 14 hari.(pikiran-rakyat.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.