Disdik Jabar: Kecil Kemungkinan Soal UN 2015 Bocor

oleh -8 views
Ilustrasi (solopos.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (solopos.com)
Ilustrasi (solopos.com)

KEPALA Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Asep Hilman memprediksi tingkat kebocoran soal Ujian Nasional (UN) 2015 tidak terlalu tinggi. Pasalnya, UN saat ini tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa.
“Ketika harga sebuah UN itu tinggi maka peluang bocor pun tinggi. Tapi ketika UN tidak menjadi sebuah penentu sehingga UN tidak menjadi tampilan seksi bagi orang yang berniat membocorkannya,” tutur Hilman kepada wartawan di Gedung Sate Kota Bandung, Kamis (9/4/2015).

Meski begitu, pihaknya tidak akan membiarkan kebocoran itu terjadi. Asep berjanji akan menjaga agar UN tidak bocor. “Caranya, teman-teman di lapangan harus bisa menjaga kerahasiaan UN,” ungkap dia.

banner 728x90

UN kali ini, kata dia, akan menguji kejujuran sekolah dan para siswanya. Pasalnya, sekolah menentukan standarnya sendiri.

“Ini kejujuran sekolah. Pilihan di sekolahnya mau mutu atau mau mencapai target 100 persen, itu bagaimana sekolahnya. Apalagi, menteri akan mengelurakan indeks integritas sekolah (IIS). Itu bagus, kalau ada IIS 90 persen, jadi 10 persen yang tidak jujur. Bagus untuk langkah kita memperbaiki ujian ini,” ucap dia.

Dia pun tidak bisa memprediksi sistem baru UN ini bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar sistem pendidikan bisa lebih baik.

“Pendidikan perlu evaluasi. Titik bidiknya keinginan mendapatkan manusia Indonesia yang kompetitif,” ungkap dia.

Pada hari pertama pelaksanaan UN, dia bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan akan meninjau sekolah. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pendidikan. Asep juga berkeingnan agar tingkat kelululsan Jabar menjadi yang terbaik.

“Kita tidak ingin pemantauan ini over ceremony pada akhirnya mengganggu konsentarasi. Beliau (Gubernur Jabar) memberi motivasi yang terbaik dengan cara yang sejujur-jujurnya,” tutupnya. (inilahkoran.com)