, , ,

Dinas Pendidikan Tanjab Timur Anggarkan 134 Juta, Kemenag Adopsi E-Learning Madrasah Sukseskan Pembelajaran Daring

oleh -12 views
Sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Jambi menggelar diskusi virtual tentang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19.

SIAPBELAJAR.COM,- Menghadapi pembelajaran jarak jauh (PJJ), Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Timur dan Kepala Kementerian Agama Tanjab Timur beserta jajaran menggelar diskusi virtual bersama pemangku kepentingan dari mitra Program PINTAR Tanoto Foundation seperti Kabupaten Tanjab Barat, Tebo, Batang Hari dan 1 kabupaten diseminasi yaitu Sarolangun.

Diskusi tersebut bertujuan membagikan pengalaman praktik baik dari daerah dalam penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ) maupun rencana ke depan selama Covid-19 masih berlangsung.

Junaedi Rahmad, Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Timur mengatakan, pada era pembelajaran jarak jauh ini prioritasnya adalah keamanan, kesehatan, dan keselamatan, sehingga pembelajaran dari rumah dilaksanakan bagi siswa.

“Pilihannya adalah melaksanakan belajar dari rumah, baik secara daring, luring, atau kombinasi. Yang terpenting orientasi pembelajarannya berdasar pada kebutuhan siswa,” jelas Junaedi, Kamis, (25/6).

Selama masa pandemi, Dinas Pendidikan membuat program Tanjabtim Belajar, sebuah kegiatan pembelajaran jarak jauh yang melibatkan para fasilitator daerah Program PINTAR.

“Selain itu, selama pandemi, Dinas Pendidikan juga telah menganggarkan 134 juta untuk pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ),” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Agama Tanjung Jabung Timur juga akan menyiapkan e-Learning selama PJJ berlangsung, program e-Learning Madrasah rencananya akan diterapkan di Tanjab Timur bagi siswa madrasah.

“Ya, ke depannya kami dari Kementerian Agama rencananya akan mengadopsi e-Learning Madrasah jika masa PJJ masih berlangsung selama pandemi Covid-19 ini belum berakhir, namun kita tetap menunggu keputusan dari Kementerian Agama Pusat,” ujar Jamrizal, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanjab Timur.