, , ,

Dampak Covid-19, Fasda Sarolangun Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh

oleh -84 views
Materi Daring - Salah satu materi yang disampaikan oleh Septariani tentang Siklus Air pada mapel IPA kelas V SD.

SIAPBELAJAR.COM – Dampak pandemi virus corona atau COVID-19, Pemerintah Kabupaten Sarolangun masih menerapkan pembelajaran dengan cara daring atau online. Oleh sebab itu, sebagai kabupaten diseminasi Program PINTAR Tanoto Foundation, fasilitator daerah di daerah tersebut menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ kepada siswanya.

“Sebagai tindaklanjut dan arahan dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kami menghimbau para guru yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh agar tidak memberatkan siswa dan sesuai protokol siswa tetap berada di rumah,” ujar Dian Sri Hayati, Kabid PMPTK Diknas Sarolangun.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Seperti yang dilakukan oleh Septariani, guru SDN 107/VIIPanti Kec. Sarolangun, yang juga seorang fasda pembelajaran, ia dapat melaksanakan pembelajaran lewat group WA. Siswa dapat bertanya tentang pembelajaran pada tema yang sudah dibagikan ke rumah masing masing.

“Setelah itu kita menggunakan aplikasi zoom, dengan materi yang sudah dirancang sebelumnya, dan mengerjakan Quizizz, sehingga mereka tidak merasa bosan,” ujarnya.

Septariani menambahkan, grup WhatsApp tersebut menjadi media komunikasi antara guru dan orang tua siswa, seperti materi apa yang akan disampaikan oleh guru.

”Memberikan bahan bacaan dan pastinya orang tua harus mendampingi anaknya belajar di rumah,” tambahnya.

Dilaksanakannya pembelajaran jarak jauh tersebut, merupakan upaya dukungan fasda dalam mendukung program Pemerintah agar siswa tetap belajar di rumah sesuai dengan kelasnya serta siswa tetap mendapatkan pembelajaran yang baik dan bermakna.

”Sebagai kepala sekolah, saya mendukung pembelajaran online ini dan mengumumkan pembelajaran online ke grup WhatsApp orang tua agar anaknya ikut serta pembelajaran tersebut, karena siswa juga perlu terus belajar di rumah,” ujarnya, Selasa, (5/5).

Selain WA, selama masa pandemi Covid-19 berlangsung, guru harus mencari alternatif aplikasi apa yang digunakan untuk pembelajaran di rumah. Salah satu aplikasi yang digunakan adalah Zoom. Hal tersebut setelah fasda Sarolangun mendapatkan pembekalan ToT online dari Tanoto Foundation.

Dalam menggunakan aplikasi, Dian juga memberikan kebebasan kepada para guru, terutama melalui fasda Sarolangun untuk menggunakan aplikasi pembelajaran daring.

“Bisa melalui WhatsApp, Zoom, atau Google Classroom, jadi silahkan saya serahkan kepada para guru dan fasda, yang penting pembelajaran tetap berjalan dan siswa tetap berada di rumah,” ujar Dian.

Pembalajaran daring lainnya juga dilakukan oleh Hendrawati Pasaribu, guru SMPN 3 Sarolangun. Ia mengatakan bahwa siswa antusias untuk mengikuti pembelajaran Daring ini.

Pada pembahasan yang dilakukan Hendrawati, tentang kerucut dan bola, setelah siswa memahami apa yang disampaikan gurunya, mereka mengumpulkan tugas melalui WA grup atau messenger.

”Selain itu, siswa juga mengirimkan foto maupun video pembelajaran mereka,” tambahnya.

Dirinya juga mengaku bersyukur dengan adanya pelatihan ToT online Tanoto Foundation kepada fasilitator daerah beberapa waktu lalu yang memberikan informasi ragam aplikasi pembelajaran jarak jauh.

”Ya, kami selaku sangat terbantu,” pungkasnya.