Covid-19 Hingga Pembelajaran Online

oleh -23 views

Siap Belajar – Saat ini corona menjadi pembicaraan yang hangat di belahan bumi manapun. Corona masih mendominasi ruang publik.

Dalam waktu singkat saja, namanya menjadi trending topik, dibicarakan di sana-sini, dan diberitakan secara masif di media cetak maupun elektronik.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menyebabkan penyakit menular ke manusia.

Hal tersebut membuat beberapa negara menetapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

Di Indonesia sendiri, di beberapa daerah diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini.

Mengharuskan Pembelajaran Onilne

Sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa pun dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet.

Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online).

Hal ini sesuai dengan intruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 “Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19)”.

Tak Terkecuali, Lembaga Pendidikan Non Formal Harus Mengikuti Regulasi

Sebut saja Diniyah Al – Ikhlas yang berdiri Tahun 1998 oleh Kokom Komariah di Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

Di masa pandemic saat ini, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lembaga yang mempunyai 210 siswa dari berbagai tingkat pendidikan mulai SD sampai SMA ini. Pembelajaran tetap dilakukan dengan metode daring.

Untuk membekali para pendidik pengetahuan pembelajaran secara daring, lembaga diniyah ini melaksanakan Workshop online bersama STMIK Nusa Mandiri yang diikuti secara terbuka oleh peserta pendidik dari lembaga diniyah lainnya

“Pembelajaran online yang saat ini dilakukan juga berimbas kepada diniyah-diniyah di Kabupaten Tasikmalaya, surat edaran dari kemenag membuat sekolah-sekolah diniayh pun harus menyampaikan materi dengan online sehingga perlunya pelatihan mengenai pembelajaran daring dan teknik pembelajaran daring untuk para guru diniyah” ujar Kokom

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali untuk kami, setelah pelatihan ini kami akan coba untuk merealisasikan pembelajaran daring ini. Terimakasih untuk para dosen STMIK Nusa Mandiri” kata Reni salah satu peserta workshop.

Jurnalist: Udan Muhdiana