Ciamis Akan Kehilangan Ribuan Guru

oleh -4 views
Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)
Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)

SETELAH kehilangan sekitar 4.500 PNS yang menduduki jabatan di berbagai strata dan golongan menyusul berdirinya Kabupaten Pangandaran, kini Kabupaten Ciamis juga terancam kehilangan 1.624 orang PNS.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan DiklatDaerah (BKDD) Ciamis, H Tatang MPd kepada Tribun Senin (30/5) setelah berdirinya Kabupaten Pangandaran, jumlah PNS Kabupaten Ciamis tinggal 12.336 orang.

Menyusul diberlakukannya UU No 23 tahun 2014, Ciamis bakal kehilangan 1.183 PNS terutama guru dan tenaga kependidikan tingkat SMA dan SMK. Selanjutnya kewenangan pengelolaan SMA/SMK berada langsung di bawah pemerintah provinsi (Jabar). Selain guru dan tenaga kependidikan tingkat SMA/SMK ada juga tenaga penyuluh KB, penyuluh pertanian dan tenaga bidang kehutanannya yang menjadi kewenangan lembaga vertikal.

Selain diberlakukannya UU No 23 tahun 2014 tersebut, pada tahun 2017 juga ada 441 PNS di Ciamis yang memasuki masa pension. “Jadi tahun 2017, Ciamis akan kehilangan 1.624 PNS,”katanya.

Kekurangan tenaga PNS akibat pensiun di Ciamis menurut Tatang cukup tinggi. Tahun 2016, PNS yang pensiun di Ciamis sebanyak 368 orang, tahun 2017 (441 orang), tahun 2018 (578 orang) dan 2019 (696 orang).Dan paling banyak tahun 2020 (800 orang) menyusul tahun 2021 (757 orang) dan 2025 (905 orang). Tiga tahun tersebut merupakan pension missal guru inpres yang diangkat tahun 1974-1980.

Disamping itu di lingkup PNS Ciamis juga terdapat PNS yang hanya berijazah SD (143 orang), SMP (205 orang) dan SMA/SMK (2.177 orang). Juga ada 149 guru yang berijazah SMA, meski mereka memiliki ijazah S-1 namun bukan S-1 keguruan alias bukan linear (sta).( jabar.tribunnews.com)