China Menjadi Sumber Utama Pengirim Mahasiswa ke Amerika Serikat

waktu baca 3 menit
Kamis, 23 Nov 2023 13:33 0 163 Neli Krismawati

SIAPBELAJAR.COM – Data mengungkapkan bahwa China mempertahankan posisinya sebagai sumber utama mahasiswa internasional di Amerika Serikat selama tahun akademik 2022/2023, dengan mengirimkan 289.526 mahasiswa. Namun, jumlah mahasiswa asal China di Amerika Serikat mengalami penurunan selama tiga tahun berturut-turut.

Menurut laporan Open Doors Tahun 2023, jumlah tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2021/2022, ketika terdapat 290.086 mahasiswa China yang belajar di Amerika Serikat. Selama tahun akademik sebelumnya, jumlah mahasiswa Tiongkok di Kampus Amerika Serikat mencapai:

  1. 372.532 mahasiswa pada tahun 2019/2020
  2. 317.299 mahasiswa pada tahun 2020/2021
  3. 290.086 mahasiswa pada tahun 2021/2022
  4. 289.526 mahasiswa pada tahun 2022/2023

Lonjakan Jumlah Mahasiswa India, Korea Selatan, Kanada, Vietnam, Taiwan dan Nigeria

Laporan yang dikeluarkan oleh Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan Institut Pendidikan Internasional (IIE) mengungkapkan bahwa India mengalami lonjakan jumlah mahasiswa yang luar biasa. Terdapat sebanyak 268.923 mahasiswa India yang terdaftar di Institusi Pendidikan Tinggi Amerika Serikat pada tahun 2022/2023, naik dari 199.182 mahasiswa pada tahun akademik 2021/2022.

Pembuatan Website

Korea Selatan merupakan salah satu kontributor penting bagi populasi mahasiswa internasional di Amerika Serikat yang juga mengalami peningkatan pendaftaran. Jumlah mahasiswa Korea Selatan di Amerika Serikat mencapai 43.847 mahasiswa pada tahun ajaran 2022/2023, dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 40.755 mahasiswa.

Universitas-universitas Amerika Serikat juga mencatat sedikit peningkatan dalam jumlah mahasiswa dari Kanada, dengan 27.876 mahasiswa pada tahun 2022/2023, naik dari 27.013 mahasiswa pada tahun sebelumnya.

Vietnam dan Taiwan sama-sama mengalami pertumbuhan jumlah mahasiswa di kampus-kampus Amerika. Vietnam mengirimkan 21.900 mahasiswa pada tahun 2022/2023, naik dari 20.713 mahasiswa pada tahun lalu. Sementara Taiwan memiliki 21.834 mahasiswa, meningkat dari 20.487 mahasiswa pada tahun ajaran sebelumnya.

Jumlah pelajar Nigeria yang memilih Amerika Serikat untuk melanjutkan Pendidikan Tinggi juga meningkat. Mahasiswa Nigeria berjumlah 17.640, yang mencerminkan peningkatan substansial dari 14.438 mahasiswa pada tahun akademik sebelumnya.

Peningkatan Signifikan Pada Pendaftaran Internasional

Selain itu, laporan Open Doors mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, pendaftaran internasional di Amerika Serikat mengalami peningkatan yang signifikan. Menurut data, pendaftaran internasional di Universitas dan Perguruan Tinggi Amerika Serikat meningkat menjadi 1.057.188 mahasiswa pada tahun akademik 2022/2023 dari 948.519 mahasiswa pada tahun akademik sebelumnya.

Jumlah tersebut merupakan peningkatan hampir 12% antara tahun akademik masing-masing dan merupakan pertumbuhan tahunan tercepat dalam lebih dari 40 tahun.

“Lebih dari satu juta mahasiswa internasional yang belajar di Amerika Serikat mencerminkan peningkatan yang kuat, dengan jumlah yang mendekati tingkat sebelum pandemi. Hal ini memperkuat bahwa Amerika Serikat tetap menjadi tujuan pilihan bagi mahasiswa internasional yang ingin belajar di luar negeri, seperti yang telah terjadi selama lebih dari satu abad,” kata CEO IIE, Allan E. Goodman.

Pada tahun ajaran lalu, jumlah mahasiswa dari Bangladesh, Kolombia, Ghana, India, Italia, Nepal, Pakistan, dan Spanyol yang bersekolah di Amerika mencapai rekor tertinggi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA