Cari Solusi, Kabupaten Bandung Bentuk Forum Doktor Pendidikan

oleh -2 views
Ilustrasi : (www.108csr.com)
Arrief Ramdhani

 

Ilustrasi : (www.108csr.com)
Ilustrasi : (www.108csr.com)

DILATARBELAKANGI keinginan kuat memajukan pendidikan di Kabupaten Bandung, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Juhana, menginisiasi pembentukan Forum Doktor Pendidikan (FDP) Kabupaten Bandung. Forum ini diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai persoalan di Kabupaten Bandung, mulai dari masalah mutu pendidikan, pemerataan, relevansi, daya saing, hingga tata kelola pendidikan.

“FDP menjadi wadah berhimpun komunitas intelektual, akademisi, dan praktisi pendidikan di Kabupaten Bandung yang memiliki kesadaran dan kepedulian untuk mencurahkan pemikiran, gagasan, kajian, solusi, dan aksi serta bantuan lain untuk berpartisipasi,” kata Juhana di ruang kerjanya, Rabu,10 Agustus 2016.

FDP Kabupaten Bandung ingin membangun sistem pendidikan rujukan berbasis kearifan lokal yang berorientasi global. “Dengan tiga misi utama mendorong terbinanya insan Kabupaten Bandung yang terdidik, tercerahkan, dan tercerdaskan. Selain itu, mengembangkan sistem pendidikan rujukan yang mengedepankan penumbuhan karakter, budi pekerti dan budaya lokal serta nasional berorientasi global,” ucapnya.

FPD juga ingin membangun potensi intelektual akademisi dalam pemikiran, gagasan, kajian, solusi, dan aksi untuk berpartisipasi, berkontribusi, dan berkolaborasi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bandung. “FDP mengagendakan berbagai kegiatan mulai dari kajian intelektual, pemikiran, gagasan, dan kajian, membangun jejaring dengan instansi terkait serta mencari solusi penyelesaian persoalan pendidikan di Kabupaten Bandung,” katanya.

Pada awal pembentukannya, telah terhimpun lebih dari 50 doktor yang berasal dari Kabupaten Bandung. FDP diketuai Cucu Junaedi (Kepala SMPN 1 Bojongsoang). Beberapa tokoh yang tergabung dalam FDP Kab. Bandung antara lain Soenaryo (mantan Rektor UPI), Dadan Wildan (Deputi Menteri Sekretaris Negara) dan Haris Iskandar (Dirjen PAUDNI Kemdikbud).( pikiran-rakyat.com)