Bupati Minta DSP SMA, SMK, dan MA Jangan Sama

oleh -3 views
BUPATI Bandung Dadang Naser (kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan operasional sekolah daerah dan siswa miskin (BOSDA-SM) pada peluncuran di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang, Kamis (27/11/2014). Pemkab Bandung memberikan BOSDA untuk tingkat menengah sebesar Rp 61 miliar dan bagi siswa miskin sebesar Rp 13 miliar.(pikiran-rakyat.com)
Arrief Ramdhani
BUPATI Bandung Dadang Naser (kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan operasional sekolah daerah dan siswa miskin (BOSDA-SM) pada peluncuran di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang, Kamis (27/11/2014). Pemkab Bandung memberikan BOSDA untuk tingkat menengah sebesar Rp 61 miliar dan bagi siswa miskin sebesar Rp 13 miliar.(pikiran-rakyat.com)
BUPATI Bandung Dadang Naser (kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan operasional sekolah daerah dan siswa miskin (BOSDA-SM) pada peluncuran di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang, Kamis (27/11/2014). Pemkab Bandung memberikan BOSDA untuk tingkat menengah sebesar Rp 61 miliar dan bagi siswa miskin sebesar Rp 13 miliar.(pikiran-rakyat.com)

BUPATI Bandung Dadang M. Naser meminta pihak sekolah untuk tidak menyamaratakan besaran Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) yang dipakai untuk membangun fasilitas sekolah. Siswa miskin harus dibebaskan DSP nya, sedangkan kelas menengah sesuaikan dengan kebutuhan.

“Selama ini DSP disamaratakan pihak sekolah sesuai dengan kesepakatan sekolah dan orangtua siswa,” kata Dadang Naser dalam peluncuran BOS sekolah menengah di Gedung M. Toha, Kamis (27/11/2014).

banner 728x90

Lebih jauh Dadang Naser mengatakan, Pemkab Bandung belum bisa membebaskan DSP karena dananya amat besar. “Untuk itu, DSP siswa miskin harus bebas, orangtua dengan kemampuan kelas menengah membayar sesuai dengan kemampuan, sedangkan siswa orang kaya harus membayar lebih,” ujarnya.

Sedangkan untuk SPP bulanan mendapatkan bantuan dari Pemkab Bandung berupa BOS. “Diharapkan SPP SMA, SMK, dan MA bisa gratis, namun untuk kaum kaya tak bisa gratis,” tambahnya.(pikiran-rakyat.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.