Buku Pelajaran Berunsur Porno Harusnya Bisa Dicegah

oleh -0 views
Mendikbud Mohammad Nuh
Arrief Ramdhani
Mendikbud Mohammad Nuh
Mendikbud Mohammad Nuh

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan kasus buku bermuatan tak pantas yang sempat ditemukan di salah satu sekolah di Bogor seharusnya bisa dicegah melalui penerapan kurikulum 2013 saat buku yang digunakan dicek secara nasional.
“Jadi maka itulah pentingnya kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 buku kan kita tarik semua. Terutama terkait dengan substansi. Karena kalau dibebaskan, akhirnya buku yang beredar itu juga siapa yang bertanggung jawab demikian dan seterusnya, demikian jadi beredar terus,” kata Mohammad Nuh kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/7).

Untuk kasus tersebut, mendikbud sudah mengirimkan tim ke lapangan.

“Mestinya buku itu tidak bisa masuk di sekolah. Kan ada Kepala Sekolahnya, Kepala Sekolahnya harus bertanggung jawab. Buku dan konten itu harus bertanggung jawab kenapa buku yang tidak sesuai kontennya itu bisa masuk,” katanya.

Pihak lain yang harus bertanggung jawab adalah penulis dan penerbit. “Penulis dan penerbit, akan kita beresi, yang terkait buku itu harus dipertanggungjawabkan. Yang jelas buku itu tidak boleh beredar di pasar,” tegasnya.

Meski demikian, bentuk tanggung jawab itu, kata Mohammad Nuh, tidak perlu sampai diajukan ke pengadilan.

Mendikbud juga mengatakan bila terbukti ada kesalahan pada pihak kepala sekolah maka yang memberikan sanksi adalah dinas pendidikan setempat.

Sebelumnya, buku paket pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas VI yang mengandung unsur porno ditemukan di SDN Polisi IV dan Gunung Gede, Kota Bogor, Jawa Barat.

Peristiwa yang meresahkan masyarakat Bogor di awal Ramadhan tersebut diketahui setelah ada seseorang yang datang melaporkan penemuan buku tersebut ke Dinas Pendidikan Kota Bogor, Rabu.

Buku tersebut merupakan terbitan CV Graphia Buana berjudul ‘Aku Senang Bahasa Indonesia’ disusun oleh Ade Khusnul dan M. Nur Arifin edisi cetakan pertama Maret 2013.

Pada halaman 55-60 buku tersebut terdapat cerita yang berjudul “Anak Gembala dan Induk Serigala” dengan menceritakan tentang hubungan intim antarorang dewasa.(republika.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.