Buat Mobil-Mobilan untuk Belajar Matematika dan IPA

oleh -12 views
Siswa membuat mobil-mobilan yang dijadikan media untuk mengetahui benda yang mudah dan sulit digerakkan.( prioritaspendidikan.org).
Arrief Ramdhani
Siswa membuat mobil-mobilan yang dijadikan media untuk mengetahui benda yang mudah dan sulit digerakkan.( prioritaspendidikan.org).
Siswa membuat mobil-mobilan yang dijadikan media untuk mengetahui benda yang mudah dan sulit digerakkan.( prioritaspendidikan.org).

PADA pembelajaran tematik IPA dan matematika kelas 1 dengan kompetensi dasar membilang banyak benda dan membedakan benda yang mudah bergerak dengan yang sulit bergerak, saya memandu siswa untuk melakukan percobaan dengan membuat mobil-mobilan. Siswa mengambil alat dan bahan seperti tempat sabun mandi bekas, lidi, dan sandal jepit. Secara berkelompok, mereka membuat mobil-mobilan dari bahan tersebut. Tempat sabun mandi bekas dilubangi, sandal jepitnya dijadikan ban mobil, dan lidi dijadikan sebagai as. Setelah selesai membuatnya, guru bertanya: Benda apa yang telah kalian rangkai? Apakah benda yang kalian buat bisa bergerak? Apakah benda yang kalian buat sulit bergerak atau mudah bergerak? Bagaimana cara kalian menggerakkan benda itu?

Setelah itu mereka diminta untuk meletakkan mobil tersebut di lantai. Mereka membuat pengamatan mengapa mobil itu bisa mudah bergerak dan tidak bergerak. Mereka mendorongnya, menariknya, meletakkan di tempat yang agak turun, dan melepaskan bannya.

Mereka di dalam kelompok difasilitasi mendiskusikan sebab-sebab benda bergerak dan sebab-sebab benda sulit bergerak, serta mempresentasikannya. Kelompok yang lain difasilitasi untuk menanggapi. Kegiatan ditutup dengan membagikan tugas individu membilang urut dengan menarik garis mulai angka 20-50 hingga membentuk gambar mobil.

Dari pembelajaran ini, semua siswa dapat mengetahui bahwa meskipun sebuah mobil tidak mempunyai bahan bakar (bensin atau solar), mobil tersebut masih bisa bergerak karena memiliki ban, adanya dorongan dan tarikan, serta pada bidang yang menurun. Siswa juga bisa mengurutkan bilangan dan lebih jauh menguatkan pengetahuan tentang bangun ruang yang diajarkan sebelumnya.( prioritaspendidikan.org)

Oleh Hastuti, Guru SDN Muhammadiyah