BPK Bekasi Rekrut 160 Siswa Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

oleh -6 views
Ilustrasi (m.beritajakarta.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (m.beritajakarta.com)
Ilustrasi (m.beritajakarta.com)

BALAI Pelatihan Ketenagakerjaan Kota Bekasi Unit Pelaksana Teknis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat akan memberikan pelatihan kepada 160 siswa pada program Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diselenggarakan selama April-September 2014. Lulusan pelatihan tersebut diharapkan bisa terserap di dunia industri.

“Sebab program ini merupakan bagian dari perwujudan misi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyerap dua juta tenaga kerja selama masa kedua kepemimpinannya,” kata Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Balai Pelatihan Ketenagakerjaan Kota Bekasi Erwin, Senin (31/3/2014).

Berdasarkan rapat perencanaan pelatihan yang menghadirkan narasumber Manajemen Pengelolaan Kawasan MM2100 Kabupaten Bekas Darwoto, Lembaga Rekrutmen Tenaga Kerja Swakarir Jakarta Nina, dan Kepala Bagian Perencanaan Tenaga Kerja Makro Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bambang Wardoyo, dibuka oleh Kepala BPK Bekasi Asep Iming pada Kamis (27/3/2014).

Penyelenggaraan rapat yang merupakan pendahuluan pelaksanaan pelatihan digelar untuk menyampaikan program serta kurikulum pelatihan kepada dunia industri, sehingga diharapkan pendayagunaan alumni bisa optimal.

Pelatihan akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama sebanyak 80 peserta akan menjalani pelatihan pada April-Mei 2014. Sementara 80 perserta sisanya menjalani pelatihan pada Agustus-September 2014.

Untuk tahun ini, peserta berasal dari tujuh kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Bekasi, Kabupaten Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Majalengka, Sumedang, dan Garut.

“Peserta tidak dipungut biaya karena penyelenggaraan pelatihan ini dibiayai APBD Jabar. Selama pelatihan, peserta tinggal di asrama,” ucap Erwin.

Ada pun sejumlah kejuruan yang dapat dipilih peserta pelatihan ialah las mesin bubut, mobil bensin, sepeda motor, mekanik listrik, “body painting”, “maintenance” elektronika, komputer, “computer numeric control”, dan desain gambar.

“Kejuruan yang dipilih menjadi materi pelatihan sudah disesuaikan dengan kebutuhan industri demi pencapaian tujuan pendayagunaan alumni yang lebih optimal,” katanya.(pikiran-rakyat.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.