Biaya Mahal, Mayoritas Lulusan SMA Pilih Bekerja daripada Kuliah

oleh -4 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

DARI 23.000 an lulusan siswa SMA atau SMK di Kabupaten Karawang, hanya sebanyak 6900 orang atau hanya 30 persen saja, yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Bahkan dari minat pendidikan di Kabupaten Karawang, kebanyakan warga Karawang, hanya berminat sekolah hanya sampai kelas 2 SMP saja.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita, karena masyarakat masih rendah kemauannya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Karawang, Nandang Mulyana, Senin, 27 Juni 2016.

Nandang mengatakan dari 23 ribuan tersebut di prediksi hanya 30 persen masuk kuliah, 60 persen melanjutkan ke dunia kerja dan sisanya 10 persen menuju wirausaha.

“Minat pendidikan di Karawang sendiri masih rata-rata hanya sampai kelas dua SMP. Untuk itu kita masih menargetkan harus sampai SMA atau SMK,” ucapnya.

Faktor utama adalah masalah biaya pendidikan kuliah yang masih dinilai tinggi oleh masyarakat Karawang. “Tetapi kita rencananya akan lebih mensosialisasikan terlebih dahulu pengenalan dunia akademik kepada mereka,” ujarnya.

Sementara itu warga Desa Tanjungpura Kecamatan Karawang Barat, Aditia (18) pemuda lulusan SMK di Karawang ini mengaku lebih memilih bekerja sebagai buruh pabrik dibandingkan untuk melanjutkan kemeja kuliah.

“Biayanya mahal, meski negeri biaya kuliah hingga puluhan juta paling murah Rp 5 jutaan. Kalau kerja kita malah dapat duit dan kalau ada lebihnya baru dipakai kuliah,” ujarnya.( pikiran-rakyat.com)