Berbagai Masalah UN di Daerah pada 2013 & 2014

Friday 18 April 2014 , 2:18 AM
Ilustrasi (lensaindonesia.com)

Ilustrasi (lensaindonesia.com)

TAHUN lalu, ujian nasional (UN) mencapai permasalahan klimaksnya. Hajatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang selalu menjadi kontroversi tersebut, di tahun ini, juga menuai sedikit permasalahan.
Tak hanya pusat saja yang mengalaminya, kebanyakan permasalahan ini juga dialami oleh daerah. Bahkan, beberapa daerah tersebut juga mengalaminya di tahun ini.

2013

Aceh
Nyaris terjadi insiden bocornya soal Bahasa Inggris akibat tertukarnya soal ujian di Sawang Aceh Selatan. Semestinya ujian bahasa Indonesia yang dibagikan, namun soal yang dibagikan soal bahasa Inggris.

Sumatera Utara
Sebanyak 1641 siswa jurusan IPS di 25 SMA di Tapanuli Utara tidak bisa mengikuti UN lantaran keseluruhan soal untuk jurusan tersebut belum diterima Dinas Pendidikan setempat.

Sumatera Selatan
UN tingkat SLTA di Ogan Ilir untuk pelajaran Bahasa Indonesia diwarnai dengan berbedanya kunci jawaban nomor satu hingga 50 melalui sms.

Jawa Barat
Sejumlah peserta UN SMA/SMK di kota Bekasi, Jawa Barat terpaksa mengerjakan soal Ujian ini tanpa lembar jawaban.

Yogyakarta
Sepuluh siswa tuna netra peserta UN kesulitan mengerjakan Ujian karena naskah soal tidak menyertakan lembar jawab UN berhuruf Braille.

Jawa Timur
Distribusi naskah UN di kabupaten Bojonegoro amburadul. Tujuh sekolah yang menyelenggarakan UN kekurangan naskah soal dan lembar jawaban.

2014

Aceh
Soal UN untuk tiga SMK di kabupaten Aceh Barat Daya tertukar. Pada sampul tertulis mata pelajaran Matematika, tapi di dalamnya naskah soal Bahasa Inggris yang akan diujikan.

Garut
Kunci jawaban beredar melalui sms. Kunci jawaban itu keluar sehari sebelum mata pelajaran diujikan.

Bali
Beredar kunci jawaban UN yang diyakini peserta UN sesuai dengan paket soal UN, yakin pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Biologi.

Surabaya
Kunci jawaban UN diduga beredar. Di salah satu sekolah para siswa iuran Rp15 ribu untuk mendapatkannya.

Madiun
Pelaksanaan UN molor dari seharusnya pukul 07.30 wib menjadi pukul 08.00 lewat lantaran naskah soal tertukar dengan mata pelajaran lain. Kekeliruan ini terjadi di SMAN 3 kota Madiun pada hari pertama UN.(kampus.okezone.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.