Penurunan Jumlah Lulusan di Swedia

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Asop Ahmad

0

0

Belajar
1669258971238_1669259125

Swedia

SIAPBELAJAR.COM - Jumlah mahasiswa yang lulus dari Institusi Pendidikan Tinggi Swedia menjadi lebih sedikit, karena jumlah tersebut turun sebanyak 1.100 lulusan selama tahun akademik 2021/2022, mencapai total 73.500 lulusan selama periode ini.

Menurut Kantor Rektor Universitas (UKÄ), sebanyak 64% lulusannya adalah perempuan, serupa dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara tingkat kelulusan lebih terlihat di kalangan laki-laki, dengan 900 lulusan lebih sedikit yang tercatat pada tahun akademik ini. Jumlah ini mencapai 200 orang untuk wanita.

Jumlah gelar terbesar dikeluarkan dalam disiplin ilmu seperti ilmu sosial, perdagangan, hukum dan administrasi.

Penurunan Jumlah Lulusan Sarjana dan Magister

Sementara gelar sarjana dan magister, keduanya mengalami penurunan jumlah lulusan. Di sisi lain, gelar sarjana merupakan satu-satunya kategori yang menyaksikan peningkatan jumlah lulusan.

Gelar kejuruan yang paling umum adalah gelar teknik sipil, dengan total 4.440 gelar yang dikeluarkan, diikuti oleh keperawatan.

Dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya, jumlah sarjana teknik sipil mengalami penurunan sebanyak 320 lulusan.

Hal tersebut juga berarti bahwa gelar kejuruan merupakan gelar yang paling banyak menurun. Pada saat yang sama, gelar tertentu meningkat, seperti gelar pengajaran dasar, gelar keperawatan spesialis dan gelar sosiologi.

Penurunan Jumlah Mahasiswa PhD

Demikian pula, jumlah mahasiswa PhD di Swedia menurun, seperti yang diungkapkan oleh prakiraan UKÄ sebelumnya. Menurut prakiraan UKÄ, dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, jumlah mahasiswa doktoral akan berkurang seiring dengan menurunnya peminat pendidikan pascasarjana.

“Selama tiga periode lima tahun (2021–2025, 2026–2030 dan 2031–2035) yang dicakup oleh perkiraan, masing-masing 5.000, 3.200 dan 3.500 lulusan PhD akan pensiun. Secara total, selama periode perkiraan, ada 11.700 mahasiswa pascasarjana, 10.700 di antaranya adalah lulusan doktoral,” tulis laporan tersebut.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2018, terdapat 37.000 orang yang bekerja sebagai peneliti dan staf pengajar di universitas, dengan 24.500 orang di antaranya memiliki pendidikan pascasarjana dan 21.000 orang lainnya bergelar doktor.

Penurunan Jumlah Siswa Internasional

Linnea Carlsson, ketua UKÄ mengungkapkan bahwa mahasiswa doktoral dari negara lain mewakili 40% dari seluruh mahasiswa di negara tersebut.

Dia juga mencatat bahwa selama tahun akademik 2020/2021, Swedia mengalami penurunan jumlah siswa internasional sebesar 16% yang dipengaruhi oleh pandemi Covid-19.

Namun, mobilitas internasional hampir mencapai tingkat pra-pandemi pada musim gugur 2021, dengan peningkatan yang lebih kuat di kalangan wanita daripada pria.

Pada saat yang sama, jumlah siswa pertukaran baru yang datang ke Swedia berkurang setengahnya pada tahun akademik 2020/2021, sedangkan tren berbalik pada semester musim gugur tahun 2021.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1674815420550_1674815350

Belajar

Laporan Kesehatan Mental yang Buruk dari Mahasiswa Perguruan Tinggi

SIAPBELAJAR.COM - Menurut survei yang melibatkan 18.169 mahasiswa yang saat ini terdaftar di Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh Koalisi Advokasi Kesehatan Mental Mahasiswa dan Ipsos, pemimpin glo
1674699523886_1674699447

Belajar

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1674463308546_1674463229

Belajar

Krisis Kesehatan Mental di Kampus Amerika Serikat

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa sebanyak 80% mahasiswa di perguruan tinggi Amerika Serikat mempercayai adanya krisis kesehatan mental di kampus dan sebanyak 71% mengatakan b
1674096542452_1674096475

Ekonomi

Pembekuan Biaya Pendidikan Oleh Pemerintah Inggris

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Inggris telah mengonfirmasi akan membekukan biaya pendidikan untuk tahun akademik 2023/2024 dan 2024/2025 untuk tahun keenam berturut-turut, yang akan tetap maksimal se
1673877746241_1673877676

Belajar

Wanita Pertama yang Memimpin George Washington University

SIAPBELAJAR.COM - Dewan Pengawas George Washington University telah memilih Ellen Granberg sebagai orang berikutnya untuk memimpin universitas. Hal tersebut diumumkan pada 11 Januari lalu.Granberg,