Kerjasama Antara Peneliti Universitas Australia dan Jerman

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Asop Ahmad

0

0

Belajar
1668848665581_1668848652

Australia

SIAPBELAJAR.COM - Universities Australia telah mengumumkan bahwa para peneliti dari universitas elit di Australia dan Jerman akan bekerja sama dalam proyek-proyek yang berfokus pada beberapa bidang seperti kecerdasan buatan, energi bersih dan kesehatan.

Menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh organisasi tersebut, para peneliti dari 23 universitas di Australia diharapkan dapat berkolaborasi dengan rekan-rekan mereka dari universitas Jerman dalam total 45 proyek yang akan didanai oleh Skema Kerjasama Riset Bersama Australia-Jerman pada tahun ini.

Sebagian dari pendanaan akan ditawarkan oleh Layanan Pertukaran Akademik Jerman. Pada saat yang sama, universitas-universitas Australia diharapkan memberikan kontribusi hampir $1 juta atau setara Rp 15,6 miliar untuk memungkinkan kerja sama para peneliti karir awal Australia dengan rekan-rekan Jerman mereka.

Mengatasi Tantangan Global Terbesar

Chief Executive Universities Australia, Catriona Jackson mengatakan bahwa kemitraan dalam penelitian internasional sangat penting untuk mengatasi tantangan global terbesar, seperti perubahan iklim, gangguan geopolitik, kerawanan pangan dan pandemi.

“Peneliti Australia memiliki sejarah panjang dalam bekerja dengan rekan Jerman mereka untuk mengembangkan inovasi dan ide yang telah memajukan negara kita masing-masing serta masyarakat di seluruh dunia. Pendanaan ini akan mendukung pekerjaan untuk terus berlanjut demi kepentingan kedua negara kita dan dibangun di atas lebih dari 600 perjanjian akademik formal antara Australia dan Jerman,” kata Jackson.

Menguntungkan Kedua Negara

Lebih lanjut, Jackson menekankan bahwa pendanaan akan terus mendukung proyek kerja sama yang akan diikuti oleh peneliti Australia dan Jerman.

Menurutnya, kemitraan tersebut menguntungkan kedua negara dan dibangun di atas 600 kesepakatan formal yang dicapai oleh kedua negara.

“Semakin banyak kolaborasi, semakin baik. Hal ini memaparkan peneliti pada ide, sistem dan jaringan baru, memberikan dorongan untuk pekerjaan mereka serta mendorong hasil yang lebih baik,” tambahnya.

Di bawah dukungan Skema Kerjasama Riset Bersama Australia-Jerman, kedua negara telah menyumbang lebih dari $17 juta atau setara Rp 266,6 miliar untuk 471 proyek.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1674699523886_1674699447

Belajar

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1674463308546_1674463229

Belajar

Krisis Kesehatan Mental di Kampus Amerika Serikat

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa sebanyak 80% mahasiswa di perguruan tinggi Amerika Serikat mempercayai adanya krisis kesehatan mental di kampus dan sebanyak 71% mengatakan b
1674096542452_1674096475

Ekonomi

Pembekuan Biaya Pendidikan Oleh Pemerintah Inggris

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Inggris telah mengonfirmasi akan membekukan biaya pendidikan untuk tahun akademik 2023/2024 dan 2024/2025 untuk tahun keenam berturut-turut, yang akan tetap maksimal se
1673877746241_1673877676

Belajar

Wanita Pertama yang Memimpin George Washington University

SIAPBELAJAR.COM - Dewan Pengawas George Washington University telah memilih Ellen Granberg sebagai orang berikutnya untuk memimpin universitas. Hal tersebut diumumkan pada 11 Januari lalu.Granberg,
1673360461964_1673360483

Belajar

Vokasi UI Buat Mata Kuliah Komik

SIAPBELAJAR.COM- Komik merupakan salah satu karya yang banyak peminatnya, bahkan tanpa kenal batas usia. Dari salah satu platform penyedia manga legal, yakni MANGA Plus, terungkap bahwa Indonesia mene