59 Siswa Kazakhstan Bergabung dengan Program Erasmus+

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Asop Ahmad

0

0

Belajar
1662605016830_1662605026

Kazakhstan, Asia Tengah

SIAPBELAJAR.COM - Gelar Master Bersama Erasmus Mundus atau Erasmus Mundus Joint Master’s Degree (EMJMD) Uni Eropa telah memberikan kesempatan bagi 59 siswa dari Kazakhstan untuk melanjutkan studi mereka di Uni Eropa pada tahun ini.

Penerima beasiswa akan memiliki kesempatan untuk mempelajari berbagai topik dan mata kuliah di universitas terbaik di 13 negara Uni Eropa yang berbeda.

Selain itu, rombongan siswa dari Kazakhstan yang berjumlah 59 orang itu menambah jumlah siswa yang telah memperoleh beasiswa EMJMD menjadi 335 sejak beasiswa jenis ini mulai diberikan kepada siswa Kazakhstan.

“Uni Eropa memberikan perhatian yang signifikan pada pengembangan sumber daya manusia, termasuk pendidikan, kesehatan dan kaum muda, yang secara tegas diabadikan dalam Perjanjian Kemitraan dan Kerjasama yang Ditingkatkan antara Uni Eropa dan Kazakhstan. Program Erasmus+ adalah salah satu pencapaian terbesar dan sangat dihargai di Eropa, dan saya senang negara mitra kami Kazakhstan juga dapat mengambil manfaat darinya,” kata Duta Besar Uni Eropa di Kazakhstan, Kestutis Jankauskas.

Dia juga menambahkan bahwa Uni Eropa baru-baru ini meluncurkan program regional DARYA (Dialogue and Actions for Skilled Youth in Central Asia) atau Dialog dan Tindakan untuk Pemuda Terampil di Asia Tengah untuk mendukung pengembangan pemuda, yang juga akan bermanfaat bagi siswa dari Kazakhstan.

Menurutnya, pertukaran pelajar dapat memperkuat kontak dan ikatan antara Uni Eropa dan Kazakhstan.

Jumlah Siswa Kazakhstan yang Menerima Beasiswa Erasmus

Program Magister Bersama Erasmus Mundus pertama kali dipilih enam belas tahun yang lalu. Sejak saat itu, hampir 28.000 siswa dari 182 negara telah memenangkan beasiswa untuk belajar di 526 program.

Berdasarkan hasil seleksi, 44 dari 447 pendaftar dari Kazakhstan menjadi pemegang beasiswa Erasmus+ Joint Master's Degree pada tahun 2020. Sementara itu, dari tahun 2013 hingga 2020, sebanyak 224 siswa dari Kazakhstan menerima beasiswa untuk EMJMD.

Dalam kerjasama antara Uni Eropa dan Kazakhstan, Erasmus+ telah memberikan sekitar 2000 beasiswa bagi siswa dan staf Kazakh untuk datang belajar di Eropa dan sekitar 800 beasiswa bagi siswa Eropa untuk belajar di Kazakhstan.

Pada tahun 2019, total sebanyak 2.273 siswa Master di seluruh dunia menerima beasiswa Erasmus. Sekitar 585 permohonan diterima dari Kazakhstan dan sebanyak 39 siswa dipilih untuk memiliki kesempatan bergabung dengan program pendidikan terbesar di Uni Eropa tersebut.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1669258971238_1669259125

Belajar

Penurunan Jumlah Lulusan di Swedia

SIAPBELAJAR.COM - Jumlah mahasiswa yang lulus dari Institusi Pendidikan Tinggi Swedia menjadi lebih sedikit, karena jumlah tersebut turun sebanyak 1.100 lulusan selama tahun akademik 2021/2022, men
1669069768203_1669069940

Belajar

3 PTN Ini Membuka Jalur Khusus untuk Ketua OSIS

SIAPBELAJAR.COM- Beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia tidak hanya menyediakan jalur prestasi dan tes saja. Melainkan ada jalur khusus untuk Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
1669005149067_1669005133

Belajar

Peningkatan Jumlah Siswa Turki di Amerika Serikat

SIAPBELAJAR.COM - US Mission in Türkiye mengatakan bahwa jumlah siswa Turki di Amerika Serikat meningkat sebesar 4,4% selama setahun terakhir dan menjadi peningkatan tertinggi dalam lebih dari 10 t
1668926783037_1668926773

Belajar

Seruan Universities UK Kepada Pemerintah untuk Mendukung Riset & Inovasi

SIAPBELAJAR.COM - Universities UK, organisasi yang mewakili 140 universitas di Inggris Raya, meminta pemerintah untuk meningkatkan investasi dalam penelitian dan inovasi untuk jangka panjang karena
1668759886507_1668759875

Belajar

Peningkatan Jumlah Mahasiswa Internasional di Amerika Serikat

SIAPBELAJAR.COM - Menurut laporan tahunan Open Doors 2022 yang diterbitkan oleh Institute of International Education (IIE) dalam kerjasamanya dengan Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar