Perpanjangan Hak Kerja Pasca-Studi untuk Siswa Internasional di Australia

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Danang Hamid

0

0

Belajar
1662361579676_1662361598

Fitzroy, Australia

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan Australia, Jason Clare mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan hak kerja pasca-studi bagi siswa internasional yang lulus dari universitas di Australia di industri yang kekurangan keterampilan.

Hal ini berarti bahwa lulusan sarjana dapat tinggal di Australia selama empat tahun, lulusan master selama lima tahun, sedangkan lulusan PhD dapat tinggal di Australia selama enam tahun.

Saat ini, siswa internasional yang bergelar sarjana diperbolehkan tinggal di Australia selama dua tahun, lulusan magister selama tiga tahun dan mahasiswa doktoral selama empat tahun.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan mengatakan bahwa dia ingin melihat lebih banyak siswa internasional tetap tinggal di Australia setelah menyelesaikan studi mereka.

Keputusan untuk memperpanjang hak kerja pasca-studi untuk siswa internasional dipuji oleh Universities Australia. Pihaknya mengatakan bahwa hal tersebut merupakan langkah yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kekurangan keterampilan di negara ini serta untuk menumbuhkan ekonomi Australia.

Kepala Eksekutif Universities Australia, Catriona Jackson mengatakan bahwa keputusan tersebut memperkuat pentingnya universitas dalam memberikan tenaga kerja profesional yang dibutuhkan oleh negara.

“Universitas kelas dunia Australia menarik ribuan siswa internasional setiap tahunnya, namun hanya sebanyak 16% yang bertahan setelah studi mereka. Australia lebih buruk untuk mengatasi brain drain ini. Sangat penting bagi kami untuk mengembangkan keterampilan siswa Australia untuk mempertahankan saluran bakat yang tumbuh di dalam negeri” kata Jackson.

Harapan Menciptakan Pekerjaan dengan Gelar Universitas Selama Lima Tahun ke Depan

Dia menekankan bahwa perpanjangan hak kerja pasca-studi mengirimkan sinyal yang diperlukan kepada siswa luar negeri yang ingin menggunakan persiapan akademik mereka di wilayah dan kota Australia, di mana dan kapan mereka membutuhkan keterampilan mereka.

Lebih lanjut, Jackson mengatakan bahwa terdapat lebih dari setengah dari satu juta pekerjaan yang akan membutuhkan gelar universitas diharapkan akan tercipta selama lima tahun ke depan.

Universities Australia juga menyambut baik upaya pemerintah untuk mempercepat pemrosesan visa dan pengumuman untuk mencabut pemasukan migrasi tahunan.

Belum diumumkan program mana saja yang akan diizinkan untuk perpanjangan visa, namun telah dilaporkan bahwa Australia sedang mencoba untuk mengisi pekerjaan di bidang keperawatan, teknik dan teknologi.

Pendidikan Gratis untuk Perawat dan Bidan di Victoria

Beberapa hari yang lalu, Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews mengonfirmasi bahwa ribuan siswa di Victoria akan dapat belajar secara gratis untuk menjadi perawat atau bidan di negara bagian tersebut.

Siswa domestik yang belajar keperawatan atau kebidanan selama tahun depan dan pada tahun 2024 akan ditawari beasiswa hingga $16,500 atau sekitar Rp 167,6 juta untuk menutupi biaya kuliah.

Sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi kekurangan keterampilan dan membantu lebih banyak siswa dari latar belakang yang kurang terwakili belajar di universitas, pemerintah Australia berencana untuk mengalokasikan sebanyak 20.000 tempat universitas antara tahun 2023 dan 2024.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1669708726143_1669708705

Belajar

Upaya Ghent University untuk Meringankan Kesulitan Akomodasi

SIAPBELAJAR.COM - Ghent University di Belgia telah memutuskan untuk membantu mahasiswanya dengan menyewa akomodasi sebanyak 100 kamar mahasiswa di kota Bruges.Mahasiswa harus menempuh jarak sejauh
1669344362588_1669344343

Ekonomi

Peningkatan Biaya Kesehatan untuk Mahasiswa Universitas di Finlandia

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Finlandia mengumumkan bahwa pelajar di Finlandia akan membayar sebesar €73,60 atau setara Rp 1,2 juta untuk menggunakan layanan kesehatan di negara tersebut, atau seb
1669258971238_1669259125

Belajar

Penurunan Jumlah Lulusan di Swedia

SIAPBELAJAR.COM - Jumlah mahasiswa yang lulus dari Institusi Pendidikan Tinggi Swedia menjadi lebih sedikit, karena jumlah tersebut turun sebanyak 1.100 lulusan selama tahun akademik 2021/2022, men
1668926783037_1668926773

Belajar

Seruan Universities UK Kepada Pemerintah untuk Mendukung Riset & Inovasi

SIAPBELAJAR.COM - Universities UK, organisasi yang mewakili 140 universitas di Inggris Raya, meminta pemerintah untuk meningkatkan investasi dalam penelitian dan inovasi untuk jangka panjang karena
1668848665581_1668848652

Belajar

Kerjasama Antara Peneliti Universitas Australia dan Jerman

SIAPBELAJAR.COM - Universities Australia telah mengumumkan bahwa para peneliti dari universitas elit di Australia dan Jerman akan bekerja sama dalam proyek-proyek yang berfokus pada beberapa bidang