Belajar Struktur Atom dengan Kardus

oleh -28 views
Jaka Satri membuat alat bantu pelajaran Kimia dari kardus (Kemdikbud). Ins: molimod (webelements.com)
Arrief Ramdhani
Jaka Satri membuat alat bantu pelajaran Kimia dari kardus (Kemdikbud). Ins: molimod (webelements.com)
Jaka Satri membuat alat bantu pelajaran Kimia dari kardus (Kemdikbud). Ins: molimod (webelements.com)

UNTUK menangani kesulitan mempelajari struktur atom kita biasanya menggunakan molimod. Itu lho, bola-bola kecil berwarna-warni yang dihubungkan dengan batang-batang plastik juga. Namun, harganya yang cukup mahal membuat tidak semua sekolah mampu membelinya. Apalagi jika sekolah tersebut berada jauh dari pusat pendidikan. Di sinilah kreativitas guru diuji.
Jaka Satri mengalami kesulitan ini. Mengajar Kimia di SMKN 1 Air Napal, Bengkulu Utara, nun jauh di pelosok, mengakibatkan Jaka kesulitan mendapatkan bahan ajar. Padahal, materi atom hidrokarbon akan sangat abstrak jika tidak dibantu alat peraga. Akhirnya, Jaka membuat sendiri model atom hidrokarbon dari kardus.

“Sehingga ‘atom’ yang tadinya abstrak menjadi lebih konkret,” kata Jaka, seperti dikutip dari laman Kemdikbud, Jumat (29/11/2013).

banner 728x90

Usaha dan kreativitas Jaka tidak sia-sia. Penggunaan molimod kardus memperlihatkan hasil nyata dalam kegiatan belajar mengajar kimia di kelas. Hasilnya, ujar Jaka, dapat dilihat melalui tiga indikator; aktivitas anak, respons anak, dan hasil belajar anak.

Jaka mengklaim, media yang dikembangkannya membuat para murid termotivasi untuk belajar. Jaka kini tidak hanya berceramah dan mendiktekan pelajaran, tetapi juga memegang langsung model atom hidrokarbon.

“Jadi benar-benar menarik, karena yang terpenting siswa termotivasi dulu. Kalau motivasi sudah ada, hasil belajar akan meningkat,” imbuhnya.

“Molimod” ala Jaka itu juga mengantarkannya meraih predikat Juara Pertama dalam lomba forum ilmiah guru tingkat nasional tahun 2013. Bersama 11 guru berprestasi lainnya, Jaka menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, pada puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2013.

Jaka mendaftarkan karyanya dengan makalah berjudul “Model Atom Hidrokarbon dari Kardus”. Namun sebenarnya, dia telah mengembangkan model atom hidrokarbon dari kardus ini sejak 2003. Bahkan, alat peraga buatannya itu juga sudah dimanfaatkan dalam proses pembelajaran jauh sebelum dia menjadikannya karya ilmiah dan diikutkan dalam lomba.

Perjalanan Jaka meraih puncak juara juga cukup panjang. Karyanya sempat lima kali ditolak. Tetapi dia tidak patah arang. Penolakan justru memacu Jaka untuk memperbaiki dan menyempurnakan karya ilmiahnya.

“Saya belajar dari kesalahan, apa kekurangan saya sempurnakan. Saya kirim lagi, dan Alhamdulillah lolos jadi juara satu,” tutur Jaka.

Meski menjadi pemenang, bagi Jaka esensi membuat karya ilmiah dan terus berkreasi adalah untuk membantu murid. Dia pun mengingatkan rekan sejawatnya untuk senantiasa berkreasi, karena para anak didik mereka membutuhkan kreativitas guru.

“Hal terpenting, jangan membuat karya tulis hanya untuk lomba, tapi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di sekolah,” ujarnya.(kampus.okezone.com)

28 thoughts on “Belajar Struktur Atom dengan Kardus

  1. Ping-balik: weebly login
  2. Ping-balik: wigs for women
  3. Ping-balik: little nightmares 2
  4. Ping-balik: ks pod
  5. Ping-balik: W88casino
  6. Ping-balik: adsl teknik servis
  7. Ping-balik: 히든슬롯
  8. Ping-balik: instagram hack
  9. Ping-balik: World Market Link
  10. Ping-balik: cremation services
  11. Ping-balik: cvv dumps pin
  12. Ping-balik: Weed store near me
  13. Ping-balik: ethereum wallets
  14. Ping-balik: kardinal stick

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.