Belajar Bumi di Museum Geologi

oleh -5 views
SETIAP hari, Museum Geologi di Jalan Diponegoro No 57 Kota Bandung, memang banyak dikunjungi para pelajar dan mahasiswa.(inilahkoran.com)
Arrief Ramdhani
SETIAP hari, Museum Geologi di Jalan Diponegoro No 57 Kota Bandung, memang banyak dikunjungi para pelajar dan mahasiswa.(inilahkoran.com)
SETIAP hari, Museum Geologi di Jalan Diponegoro No 57 Kota Bandung, memang banyak dikunjungi para pelajar dan mahasiswa.(inilahkoran.com)

SETIAP hari, Museum Geologi di Jalan Diponegoro No 57 Kota Bandung, memang banyak dikunjungi para pelajar dan mahasiswa. Kepentingan mereka jelas untuk studi wisata atau melengkapi data penelitian terkait tugas kuliah.

Tapi, museum yang memamerkan ratusan ribu koleksi batuan dan mineral serta puluhan ribu koleksi fosil ini juga cocok jadi destinasi wisata seluruh anggota keluarga dengan minat berbeda.

banner 728x90

Museum yang resmi berdiri 16 Mei 1929 ini memiliki sejumlah ruang besar tempat menyimpan koleksinya.  Di ruang Geologi Indonesia, pengunjung bisa mencari tahu mengapa Indonesia dengan luas total 1.904.569 km2 dan 17.508 pulau di dalamnya, menjadi negara kepulauan terbesar di dunia.

Seperti apa pergerakan tiga lempeng besar dunia, yaitu Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik selama 50 juta tahun dalam membentuk rangkaian pulau di wilayah Indonesia. Termasuk diorama yang menjelaskan gempa bumi dan gelombang tsunami.

Mereka yang tertarik jadi pengusaha tambang mineral, batu mulia, atau ingin terjun di bidang eksplorasi minyak bumi jangan lupa singgah di ruang Sumber Daya Geologi di lantai dua. Di sini pengunjung bisa mendapat gambaran kandungan mineral di berbagai daerah di Indonesia.

Di ruang Sejarah Kehidupan Museum Geologi memang memiliki daya tarik sendiri bagi anak-anak serta pengunjung yang berminat besar di bidang antropologi.

Berbagai koleksi yang ditampilkan di ruangan ini, mengajak pengunjung ke kehidupan awal di Planet Bumi. Mulai dari mikroorganisme sejenis ganggang dan bakteri sekitar 3,5 miliar tahun lalu yang diwakili fosil tertua, yaitu Stromatolit.

Tapi paling banyak menyedot perhatian pengunjung, yaitu replika fosil Tyrannosaurus rex atau T-Rex dan sejumlah fosil hewan purba yang ditemukan di Indonesia. Termasuk tengkorak manusia purba yang dikenal dunia dengan sebutan Java Man atau Homo erectus, yang ditemukan Eguene Dubois di Desa Trinil, Sangiran, Ngawi, Jawa Timur pada 1891-1893. (inlahkoran.com)