Beasiswa Bagi 66 Orang Jago Agama

oleh -9 views
Ilustrasi.(news.okezone.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi.(news.okezone.com)
Ilustrasi.(news.okezone.com)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat, memberikan 66 beasiswa kepada 66 orang berprestasi di bidang agama yang masing-masing besarnya Rp 6 juta. Beasiswa ini diberikan kepada qori/qoriah, hafidz/hafidzhah, dan khotih/khototih.

“Beasiswa ini dinilai penting bahkan perlu dikembangkan lagi, karena dengan beasiswa ini nantinya para peserta pecinta alquran ini tidak hanya sebatas pemahaman, tetapi juga memajukan keilmuan alquran, dan bisa meningkatkan kualitas keagamaan,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar saat diwawancarai di Pusdai Bandung, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (24/2/2015).

banner 728x90

Deddy Mizwar pun meminta agar para peserta yang berhasil menerima penghargaan dapat lebih meningkatkan prestasinya, karena mereka yang mendapat beasiswa merupakan putra-putri terbaik Jabar.

“Mereka ini adalah masyarakat terpilih. Bantuan beasiswa ini bisa meningkatkan kapasitas diri, dan bisa menjadi suatu pengabdian ke masyarakat dan berperan pada pembangunan daerah,” katanya.

Deddy bahkan mengaku belum ada indeks yang mengukur buta huruf Alquran di suatu wilayah. Hal ini berbeda dengan pendataan buta huruf latin yang dapat dilakukan secara cepat.

Meski tidak ada data resmi, namun Deddy mengklaim jumlah penduduk buta huruf Alquran di Jabar sangat kecil. Karena, banyak para siswa yang bergama Islam yang mengikuti Madrasah Diniyah.

Menurut dia, keberadaan Madrasah Diniyah menjadi andalan untuk meningkatkan pengetahuan agama yang dimiliki para siswa. Pendidikan Dinyah sendiri memanfaatkan ruang kelas sekolah negeri dan swasta usai kegiatan belajar mengajar.

Namun demikian, pemanfaatan ruang kelas untuk pendidikan Diniyah tersebut membuat kebutuhan akan ruang kelas baru meningkat. Sebab, ruang kelas selalu terpakai pagi maupun siang hari.

“Keberadaan Diniyah sangat penting untuk meningkatkan ilmu agama para siswa. Engga mungkin jika hanya mengandalkan pesantren,” katanya.

Sementara itu, Asisten Daerah III Bidang Kesra Ahmad Hadadi mengatakan Pemprov memberikan beasiswa kepada 66 orang peserta Musabaqah Tilawatil Quran 2014 yang berlangsung di Batam beberapa waktu lalu. Masing-masing peserta mendapat beasiswa senilai Rp 6 juta yang berasal dari Baznas PNS Pemprov Jabar.

Selain saat sekolah, pihaknya juga siap memberikan beasiswa serupa saat mereka masuk di Perguruan Tinggi. Pemprov akan memberikan melalui Dinas Pendidikan Jabar.

Setiap tahun, Disdik Jabar mengalokasikan beasiswa untuk pemuda, guru, tenaga medis. Namun syaratnya yang bersangkutan harus punya pretasi akademik dan non akademik.

“Kerjasamanya antara Pemprov dengan kampus. Tinggal lapor saja kuliah dimana nanti kami proses,” ujarnya. (pikiran-rakyat.com)