Bappeda Kabupaten Sukabumi Gelar Rembuk Daerah Pendidikan 2015

Wednesday 05 August 2015 , 7:25 AM
Ilustrasi (makmalpendidikan.net)

Ilustrasi (makmalpendidikan.net)

SELURUH stakeholder mulai dari institusi yang membidangi pendidikan, tokoh pendidikan serta dewan pendidikan dan lainya, ikuti rembuk daerah pendidikan Kabupaten Sukabumi 2015. Acara yang di gagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi itu, di buka secara resmi oleh Bupati Sukabumi Sukmawijaya yang di pusatkan di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi Selasa, (04/08).

Kepala Bappeda Kabupaten Sukabumi H. Dody A. Somantri mengatakan, arahan kebijakan umum pendidikan Kabupaten Sukabumi sesuai UU No. 25/2004 ttg Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) merupakan satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat dan daerah. ”

Perencanaan pembangunan daerah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan nasional yang diatur dalam Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004, “kata Dody kepada www.sukabumizone.com Selasa, (04/08).

Kegiatan yang di ikuti para insan yang peduli terhadap dunia pendidikan itu tutur Dody, untuk mengkaji ulang selama lima tahun kebelakang serta menjadikan barometer kedepan harus seperti apa dinas pendidikan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Jadi kami mencoba bagaimana kebijakan selama periode lima tahun kebalakang apakah sudah sesuai dengan dokumen yang ada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini, bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus ingin melihat apakah kebijakan pendidikan sudah sesuai dan rencananya dan ini akan menjadi acuan kedepan harus seperti apa dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi, “sahutnya.

Bupati Sukabumi Sukmawijaya mengatakan, dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi ini tidak tertinggal dari daerah lain. Untuk itu, ia meminta semua pihak utamanya Dinas Pendidikan agar memberikan dukungan maksimal. “Bagaimanapun kualitas pendidikan tidak terlepas dari kesejahteraan pendidik. Meski terkadang dihadapkan pada kondisi yang kurang mendukung, tetapi pada dasarnya pemerintah tidak pernah alpa dalam memberikan perhatian untuk para pejuang pendidikan, ” pungkasnya.(sukabumizone.com)

Comments are closed.