Bandung Tambah 10 Bis Sekolah Baru

Thursday 05 November 2015 , 4:57 AM
Sejumlah siswa SMA mencoba naik Bus Sekolah Gratis seusai diresmikan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (7/1/2014). Peresmian tersebut merupakan program lanjutan Bus Sekolah Gratis yang akan beroperasi di Kota Bandung setiap Senin untuk seluruh siswa SD hingga SMA selama 2014.

Sejumlah siswa SMA mencoba naik Bus Sekolah Gratis seusai diresmikan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (7/1/2014). Peresmian tersebut merupakan program lanjutan Bus Sekolah Gratis yang akan beroperasi di Kota Bandung setiap Senin untuk seluruh siswa SD hingga SMA selama 2014.

PEMERINTAH Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan akan kembali menambah 10 unit bis sekolah bagi anak-anak Kota Bandung. Kesepuluh armada baru ini rencananya akan melayani dua rute di wilayah Kota Bandung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan sejauh ini bis sekolah sudah beroperasi dengan dua trayek atau rute. Kedua trayek, yaitu Antapani-Ledeng dan Dago-Leuwipanjang, dilayani oleh 10 unit bis sekolah yang sudah beroperasi.

Penambahan 10 unit baru ini, lanjut Ricky, juga akan melayani dua trayek baru yaitu Trayek 3 dan Trayek 4. Ricky belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait rute yang akan dilalui oleh kedua trayek ini. Akan tetapi Ricky memastikan kedua trayek akan melayani wilayah timur dan barat Kota Bandung.

“Jadi ada dua trayek lagu bertambah, masing-masing diisi oleh lima bis sekolah. Rutenya nanti akan kita umumkan,” terang Ricky saat dihubungi pada Rabu (4/11).

Pengadaan kesepuluh bis sekolah baru ini, lanjut Ricky, akan dilakukan melalui e-catalogue secepatnya. Dalam e-catalogue, Ricky mengatakan masing-masing bis sekolah memiliki harga di kisaran Rp 1,1 miliar. Dengan adanya 10 bis baru, diharapkan murid sekolah yang sebelumnya belum terjangkau bis sekolah, dapat terlayani.

Ricky juga mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap rencana pembentukan dua trayek baru bis sekolah ini. Untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah, Ricky mengatakan Dinas Perhubungan Kota Bandung akan dibantu oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Selain sosialisasi kepada pihak sekolah, Ricky mengatakan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi mengenai rencana pembentukan dua trayek bis sekolah baru kepada penyelenggara angkutan umum. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari adanya potensi pergesekan yang mungkin terjadi antara angkutan umum dan bis sekolah.

“Jadi, ke masing-masing angkutan juga kita akan lakukan sosialisasi,” jelas Ricky.(republika.co.id)

Comments are closed.