Asah Sains & Matematika untuk Jawab Tantangan Global

oleh -3 views
Ilustrasi (catatan-r10.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (catatan-r10.com)
Ilustrasi (catatan-r10.com)

MATEMATIKA dan sains merupakan disiplin ilmu yang sangat penting bagi pertumbuhan sebuah negara. Untuk itu, minat terhadap kedua bidang ilmu tersebut harus terus ditumbuhkan, salah satunya melalui kompetisi.
Demikian diungkapkan Director of Public Affairs Intel Indonesia Deva Rachman terkait pelaksanaan kompetisi Intel International Science and Engineering Fair (ISEF) 2013. Dia menyebut, matematika dan sains akan mendukung pertumbuhan ekonomi global dan lingkungan sekitar.

“Kami mendukung penuh kegiatan Intel International Science and Engineering Fair karena kami meyakini ilmu matematika dan sains merupakan dasar dari sebuah inovasi. Kedua disiplin ilmu tersebut sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi global dan dalam memajukan masyarakat atau lingkungan sekitarnya,” kata Deva dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Rabu (22/5/2013).

Deva menilai, melalui ISEF, kecintaan pelajar terhadap matematika dan sains dari berbagai penjuru dunia terus-menerus diasah setiap tahun. Tidak hanya menumbuhkan kecintaan terhadap sains dan matematika, kompetisi itu juga menjadi ajang untuk melahirkan inovasi baru dalam menjawab permasalahan global.

“Kompetisi ini mendorong jutaan siswa di seluruh dunia setiap tahunnya untuk mengeksplorasi kecintaan mereka terhadap ilmu matematika dan sains dan pada saat bersamaan mengembangkan solusi bagi tantangan global,” paparnya.

Sementara itu, President Society for Science & the Public Elizabeth Marincola mengapresiasi kreativitas para pelajar dalam ajang ISEF dalam menghasilkan berbagai penelitian guna menjawab tantangan global yang ada.

“Penelitian mereka memperlihatkan nilai kerja keras dan cara berpikir kreatif. Semua finalis Intel ISEF saat ini menunjukkan bakat yang menjanjikan dalam memanfaatkan kekuatan ilmu sains dan inovasi untuk memecahkan masalah dan menciptakan peluang untuk komunitas global,” kata Elizabeth.

Tahun ini, sekira 1.600 ilmuwan muda turut bersaing dalam ajang Intel ISEF 2013. Mereka terpilih dari 433 kompetisi serupa di sekitar 70 negara, wilayah dan teritori. Kompetisi tersebut memberikan penghargaan bagi para siswa yang merupakan calon pengusaha, inovator, dan ilmuwan paling menjanjikan dari seluruh dunia.

Setiap tahun, para finalis terpilih dari ratusan kegiatan serupa di berbagai negara. Proyek mereka akan dinilai langsung di lokasi oleh lebih dari 1.200 juri yang mewakili hampir setiap disiplin ilmu. Masing-masing juri tersebut memiliki gelar PhD atau setara dengan enam tahun pengalaman profesional terkait salah satu disiplin ilmu.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.