Anggaran Pendidikan Minim, Sejumlah SD Digabung

Monday 22 September 2014 , 3:34 AM
Ilustrasi

Ilustrasi

MINIMNYA anggaran pendidikan di Sumedang membuat pelaksana urusan pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang harus menghemat anggaran. 
Penggabungan sejumlah Sekolah Dasar menjadi salah satu cara untuk penghematan dana.

“Sejumlah SD yang letaknya berdekatan bahkan satu atap rencananya akan segera dimerger untuk mengefisiensikan anggaran. Kondisi anggaran yang masih minim untuk urusan pendidikan masih bisa disiasati untuk optimalisasi pada program lainnya di bidang pendidikan,” kata Unep Hidayat, Kabid Pendidikan Dasar di Disdik Sumedang, Minggu (21/9/2014).

Menurut Unep, selain efisiensi, penggabungan sekolah juga akan lebih memudahkan pengelolaan sekolah tersebut. Dengan begitu, biaya operasional sekolah juga akan berkurang.

Namun proses penggabungan masih dikaji cermat. Sekolah yang akan digabung di antaranya SD Panyingkiran 1,2, dan 3 dan SD Tegalkalong 1 dan 2 yang lokasinya masih satu gedung atau satu kawasan.

Dia mengatakan, SD seperti ini masih banyak ada di kecamatan lainnya. Sekolah inilah yang diprioritaskan akan digabung karena selain lokasinya dekat, jumlah siswa juga fluktuatif di masing-masig SD. Jumlah siswa yang tidak sama besar membuat kecemburuan tersendiri bagi setiap sekolah yang berdekatan.

“Jadi agar semua tertib dan kondusif, lebih baik digabung,” ujar Unep.

Penggabungan juga tak akan membuat guru kehilangan pekerjaannya, terutama bagi guru honorer. Penggabungan juga tak akan mengurangi rombongan belajar.

“Jumlah siswa akan sama saja, justru dengan digabung, tidak ada kelas yang gemuk jumlah siswanya melainkan merata dan dapat ditangani oleh guru secara total,” jelas Unep.

Hanya bersisa sekitar tiga bulan saja untuk proses penggabungan ini. Pada semester baru, awal 2015 nanti, seluruh SD yang digabung sudah bisa beroperasi.

Unep mengatakan, prioritas terpenting adalah mengondisikan murid dalam kegiatan belajar mengajar baru. “Hal lain menyusul, seperti perbaikan dan penggabungan sarana dan prasarana belajar,” pungkasnya.(inilahkoran.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.