Anak ITB Bedah Visi Misi Capres

oleh -8 views
KM-ITB Lakukan Pendidikan Politik lewat Bedah Gagasan Visi Misi Capres.(itb.ac.id)
Arrief Ramdhani
KM-ITB Lakukan Pendidikan Politik lewat Bedah Gagasan Visi Misi Capres.(itb.ac.id)
KM-ITB Lakukan Pendidikan Politik lewat Bedah Gagasan Visi Misi Capres.(itb.ac.id)

SESUAI peraturan undang-undang, institusi pendidikan tinggi harus bebas dari kegiatan politik praktis. Artinya, tidak boleh ada kampanye yang dilakukan di lingkungan kampus. 

Tetapi, para civitas akademika, khususnya mahasiswa, tetap membutuhkan pendidikan politik sebagai bekal dalam kegiatan pemilihan umum (pemilu). Menyambut pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli 2014, Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM-ITB) pun menggandeng aliansi BEM seluruh Indonesia, dalam kegiatan “Bedah Gagasan Visi Misi Capres”.

Berpusat di Ruang Multimedia Perpustakaan Pusat Kampus ITB Ganesha, kegiatan ini menghadirkan perwakilan tim sukses (timses) kedua pasang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk memaparkan visi-misi mereka mengenai empat topik yang mendasar, yaitu ekonomi, energi, hukum, dan pendidikan.

Menurut ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Dannyal Wakhidi, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara pendidikan politik. Pembedahan gagasan visi-misi kedua calon akan memberikan informasi tentang kelebihan dan kekurangan program yang mereka usung.

“Tujuannya agar mahasiswa bisa mencerdaskan diri dan bisa menilai masing-masing calon secara objektif. Dengan begitu, mahasiswa dapat memilih pemimpin yang tepat untuk lima tahun ke depan,” kata Dannyal seperti disitat dari laman ITB, Minggu (22/6/2014).

Sementara itu, Presiden KM-ITB, Mohammad Jeffry Giranza, menilai, lima menit di bilik suara akan menentukan nasib Indonesia selama lima tahun ke depan. Karena itulah, mahasiswa harus benar-benar mengetahui sosok pemimpin yang mereka pilih.

“Pemilu 9 Juli sudah sangat dekat. Apakah mahasiswa yang merupakan kaum intelektual sudah siap? Mahasiswa ingin memilih dengan cerdas, tentunya. Kami ingin memilih karena gagasannya, karena visi-misi yang dibawa oleh calon. Kami tidak ingin tergiring oleh media yang tidak lagi berimbang,” ujar Jeffry.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.