Akuarium Ajaib, Media Pembelajaran Inovatif Matematika Dari MIS Cokroaminoto Kuningan

oleh -92 views
Nunung Pujawati SPdI menjelaskan nilai tempat menggunakan “Akuarium Ajaib”.(prioritaspendidikan.org)
Arrief Ramdhani

 

Nunung Pujawati SPdI menjelaskan nilai tempat menggunakan “Akuarium Ajaib”.(prioritaspendidikan.org)
Nunung Pujawati SPdI menjelaskan nilai tempat menggunakan “Akuarium Ajaib”.(prioritaspendidikan.org)

Di belakang masing-masing akuarium berdiri seorang siswa dengan sejumlah batang lidi di genggaman tangannya. Pada salah satu ujung setiap lidi ditempel potongan kertas bergambar ikan. Siswa pertama memegang lidi bergambar ikan warna merah, siswa kedua memegang warna kuning, sedangkan siswa ketiga memegang lidi bergambar ikan warna hijau. Ketiganya secara bergiliran menancapkan batang lidi ke dasar akuarium yang telah dilapisi stirofom. Ketika kotak ratusan diisi ikan warna merah, para siswa lain serempak membilang (mengucapkan bilangan) “satu, dua, tiga….. TIGA RATUSAN.” Ketika ikan warna kuning ditancapkan, siswa lain membilang, “ satu, dua….DUA PULUHAN.” Ketika murid ketiga menancapkan ikan, teman-temannya pun membilang disambut dengan tepuk tangan meriiah guru dan seluruh murid di kelas, “ satu, dua, tiga, empat, lima, . . . LIMA SATUAN…. Jadi, TIGA RATUS DUA PULUH LIMA.

banner 728x90

Peristiwa yang menggambarkan praktik yang baik dalam pembelajaran itu terjadi di kelas III MIS Cokroaminoto, Kabupaten Kuningan. Nunung Pujawati SPdI, guru kelas III, berhasil mengembangkan media pembelajaran inovatif dari barang bekas sederhana yang sangat mudah didapat.

“Saya lebih mengerti karena Bu Nunung mengajak kami membuat Akuarium Ajaib bersama-sama,” tutur Mitha Meilany, siswa kelas III.“Saya membuatnya dari barang bekas dan sederhana. Misalnya, kotak bekas kardus sepatu, plastik bening bekas sampul buku, lidi, stirofom bekas kemasan VCD, dan kertas lipat warna-warni yang digambari ikan. Saya mengajak anak-anak untuk membuatnya. Media ini memberi kemudahan kepada murid dalam memahami konsep nilai tempat dalam mata pelajaran matematika. ”Selain itu, ternyata Akuarium Ajaib ini telah berhasil memotivasi murid untuk aktif dan bersemangat dalam belajar dan pada akhirnya mampu meningkatkan hasil belajar murid,” tutur Nunung.

“Selain lebih mengerti, dengan menggunakan Akuarium Ajaib ini kami lebih semangat belajar matematika  dan senang. Jadi, belajar itu seperti bermain,” tambah Ali Zaid Al Qoridengan mata berbinar dan ekspresi khas anak-anak.(prioritaspendidikan.org)