Agar Tak Pudar, Pendidikan Kebangsaan Harus Ditekankan di Sekolah

oleh -3 views
Garuda Pancasila
Arrief Ramdhani
Garuda Pancasila
Garuda Pancasila

PENGAMAT pendidikan Darmaningtyas mengatakan pendidikan kebangsaan harus kembali ditekankan di sekolah-sekolah formal agar nilai-nilai itu tetap terjaga di kalangan generasi muda.

Menurut Darmaningtyas, pendidikan kebangsaan tidak harus diwujudkan secara terbuka di dalam kurikulum, tetapi bisa juga secara terselubung (hidden curriculum), misal melalui upacara bendera setiap Senin.

“Ketika siswa menghormati bendera, mengheningkan cipta, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka belajar tentang bagaimana menghargai sejarah bangsanya,” kata Darmaningtyas di Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Menurut dia, kurikulum terselubung justru lebih gampang meresap di benak para siswa dibanding kurikulum formal yang diajarkan. Yang juga termasuk dalam kurikulum terselubung antara lain nilai-nilai sopan santun dan cinta tanah air.

Ia mengatakan, pendidikan kebangsaan ditambah pengajaran tentang nilai-nilai pluralisme saat ini penting dilakukan mengingat ada kecenderungan anak-anak remaja untuk menaruh perhatian pada paham radikal.

Kecenderungan radikalisme kalangan remaja pelajar sekolah antara lain ditunjukkan hasil survei Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKIP) pada April 2011 dan survei Maarif Institute pada akhir 2015.

Menurut Darmaningtyas, hal itu terkait dengan pola pendidikan formal yang sangat terbuka dan sekolah-sekolah, terutama sekolah swasta baru, yang kian minim memberikan pendidikan kebangsaan kepada para siswa.

“Mereka justru memberikan pemahaman yang sesuai dengan keyakinan atau pemahaman pendiri atau pemilik sekolah. Pemahaman pemilik sekolah itu kadang tidak berakar dari kondisi Indonesia yang pluralis dan mengandung hal-hal yang berbau radikal, meski tidak semua seperti itu,” katanya.(news.okezone.com)