66 Paskibraka Nasional Sambangi Markas TNI

oleh -7 views
Anggota Paskibraka Nasional saat ke Markas TNI. (Foto: dokumentasi Mabes TNI)
Arrief Ramdhani
Anggota Paskibraka Nasional saat ke Markas TNI. (Foto: dokumentasi Mabes TNI)
Anggota Paskibraka Nasional saat ke Markas TNI. (Foto: dokumentasi Mabes TNI)

KEPALA Staf Umum (Kasum) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsdya TNI Boy Syahril Qamar, S.E., mewakili Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E menerima 66 orang anggota Paskibraka Nasional di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.
Ke-66 anggota Paskibraka Nasional tersebut terdiri dari 33 pria dan 33 Wanita yang baru saja selesai melaksanakan tugas dalam upacara memperingati HUT kemerdekaan RI ke-68 di Istana Negara.

Arahan Panglima TNI, yang dibacakan Kasum TNI Marsdya sekaligus didampingi oleh Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Bambang Wahyudi, S.Ip dan Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen TNI Suratmo, M.Si (Han) mengatakan, rasa dan semangat nasionalisme atau kebangsaan itu tidak dengan sendirinya tumbuh dalam dada setiap anak bangsa, namun harus ditempa, diasah dan dilatih untuk menghayati nilai-nilai luhur serta jati diri bangsa Indonesia.

“Hal ini sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa, yang tengah berada di era globalisasi, yang penuh dengan tantangan dan cobaan, sehingga sangat membutuhkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional,” ujar Kasum TNI Marsdya dalam siaran pers yang diterima Okezone, Senin (19/8/2013).

Dia berharap, agar seluruh anggota Paskibraka Nasional untuk senantiasa menghidupkan rasa dan semangat nasionalisme atau rasa kebangsaan dalam segala bentuk, tempat dan ruang ekspresi yang kalian lakukan.

Pengalaman menjadi anggota Paskibraka dapat dijadikan sebagai titik tolak untuk memperkokoh kepribadian diatas landasan semangat nasionalisme dan kebangsaan indonesia.

“Sebagai pemuda dan generasi penerus bangsa harus dapat mewarisi sifat, watak dan kepribadian luhur para pendahulu kita, agar dapat meraih masa depan yang gemilang dalam rangka mengisi kemerdekaan demi kejayaan bangsa dan negara,” sambungnya.

Dengan demikian, generasi muda memiliki posisi yang penting dan strategis, karena menjadi poros bagi punah atau tidaknya sebuah negara. Pasalnya, generasi muda merupakan penerus dan pewaris bangsa dan negara, baik buruknya bangsa ke depan tergantung kepada bagaimana generasi mudanya.

Kemudian, Panglima TNI meminta kepada seluruh anggota Paskibraka Nasional untuk menghindari penggunaan narkoba, jauhi pergaulan bebas, dan bentuk-bentuk budaya asing lainnya, yang terbukti lebih besar mudharatnya dari pada manfaatnya.

“Sadari oleh kalian semua bahwa remaja atau generasi muda merupakan sasaran utama, karena remaja atau generasi muda memiliki nilai strategis bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, dalam acara pengarahan Kasum TNI tersebut turut hadir, di antaranya para pembina, pelatih, dan panitia pelatihan Paskibraka Nasional serta penyerahan cenderamata kepada Asisten Deputi Kepemimpinan I Gusti Ngurah Bagus Sucita dan kedua perwakilan Paskibraka.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.