58.908 Siswa di Subang Siap Ikut UN

oleh -3 views
Ilustrasi (lazuardibirru.org)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (lazuardibirru.org)
Ilustrasi (lazuardibirru.org)

SEBANYAK 58.908 siswa dari seluruh sekolah di Kabupaten Subang yang berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan, siap mengikuti Ujian Nasional (UN) April mendatang. Untuk meraih kelulusan UN tersebut, para siswa di berbagai sekolah, sejak sebulan lalu, sudah sibuk mempersiapkan diri dengan mengikuti beragam pembekalan materi pelajaran.

Seorang siswi Kelas 3 SMK Yayasan Pendidikan Imam Bonjol (YPIB) Subang, Hersa (17) mengatakan, sejak sebulan terakhir, dia bersama sekitar 200 rekan seangkatannya sibuk meningkatkan intensitas belajar mereka. Disamping mengikuti kegiatan pengayaan dan pemadatan materi pelajaran yang diadakan sekolah, dia juga aktif mengikuti TO (try out) serta berbagai bimbingan belajar lain atau latihan mengisi soal UN.

“Ini bulan-bulan sibuk bagi kami, sebab bentar lagi ada UN, sekitar pertengahan April nanti. Kami harus lebih giat lagi belajar dan mengikuti berbagai pembekalan supaya mudah mengerjakan UN. Saya berharap bisa lulus dengan nilai memuaskan. Meskipun cape, tapi gak masalah. Yang penting lulus,” ujar Hersa Jumat (14/3/2014).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Engkus Kusdinar mengemukakan, UN tahun ini akan diikuti 58.908 siswa. Terdiri dari 28.000-an siswa SD, 18.136 siswa SMP, 5.108 siswa SMA, dan 7.664 siswa SMK.

“Jumlah ini belum termasuk siswa peserta UN dari Madrasah Ibtidaiyah atau MI, MTs, dan MA. untuk data mereka, itu adanya di Kementerian Agama,” ucap Kusdinar.

UN sendiri, rencananya, bakal diselenggarakan mulai pertengahan April mendatang. Untuk tingkat SMA/SMK/MA, UN bakal digelar pada 14 April, tingkat SMP/MTs digelar 20 April dan tingkat SD/MI digelar 5 Mei.

“Untuk tingkat SD/MI, istilahnya bukan UN, tapi US atau Ujian Sekolah. Tapi prinsipnya tetap sama dengan UN, hanya beda nomenklatur saja,” terangnya.

Kusdinar memastikan, sistem penyelenggaraan UN masih sama dengan tahun lalu, dimana untuk soal-soal UN terdapat 20 paket dan setiap lembar UN berisi soal-soal yang berbeda setiap siswanya. Pihaknya telah menetapkan dua sekolah, yakni SMAN 1 Subang dan SMKN 2 Subang untuk lokasi bongkar dan distribusi 20 paket UN.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap siswa akan mendapat lembar soal yang berbeda dengan siswa lain dalam satu ruangan UN. Ini untuk mencegah terjadinya aksi contek atau kebocoran kunci jawaban,” terangnya.

Dia menerangkan, untuk tingkat SD, penyelenggaraan Ujian Sekolah (US), termasuk penyusunan dan pembuatan soal US (UN), menjadi tanggungjawab masing-masing satuan pendidikan bekerjasama dengan Pemkab, untuk
tingkat SMP menjadi tanggungjawab Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jabar, dan untuk tingkat SMA/SMK menjadi tanggungjawab Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP). Dia mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut pelaksanaan UN tersebut.

“Kami sudah membentuk susunan kepanitiaan UN yang langsung di-SK-an oleh Bupati, jadi prinsipnya, kami sudah siap menyelenggarakan UN,”pungkasnya.(inilahkoran.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.