363 Siswa Madrasah Akan Bersaing pada Kompetisi Sains

oleh -7 views
Ilsutrasi
Arrief Ramdhani
Ilsutrasi
Ilsutrasi

SEBANYAK 363 siswa madrasah dari berbagai daerah di Indonesia akan bersaing pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) III tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan, 25 s.d. 29 Agustus 2014 mendatang.

Mereka berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam menuturkan, kompetisi ini menjadi ajang kreativitas siswa madrasah dalam pengembangan ilmu pengetahuan (sains).

“Saat ini pengembangan sains di lingkungan madrasah luar biasa,” ujarnya di Gedung Kemenag Jl. Lapangan Banteng Jakarta, Rabu (20/8/2014).

Nur Syam yang didampingi oleh Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag M. Nur Kholis Setiawan menjelaskan, ajang ini merupakan puncaknya.

Sebelumnya, para peserta kompetisi nasional tersebut telah melewati berbagai tahapan kompetisi yang sangat ketat, mulai tingkat madrasah, tingkat kabupaten/kota, dan tingkat provinsi.

“Mereka merupakan siswa-siswi berkualitas hasil seleksi di tingkat provinsi untuk tiap mata pelajaran yang dilombakan,” katanya.

Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag M. Nur Kholis Setiawan menuturkan, pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), bidang yang dilombakan adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Kemudian, pada tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), bidang yang dilombakan adalah Matematika, Biologi, dan Fisika.

Sementara itu, pada tingkat Madrasah Aliyah (MA), bidang yang dilombakan adalah Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.

Menurut rencana, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan membuka Kompetisi Sains Madrasah III tingkat nasional tersebut.

Selain lomba sains, akan digelar pula sejumlah kegiatan pendukung untuk menyemarakkan KSM, antara lain Expo Madrasah yang menampilkan beragam karya siswa-siswi dan guru-guru madrasah, panggung apresisi seni, dan seminar pendidikan.

Nur Kholis Setiawan mengatakan, KSM diselenggarakan untuk memupuk motivasi siswa untuk terus cinta ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Selain itu, untuk melatih siswa meningkatkan daya nalar, kreativitas, dan berpikir kritis, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan,” tuturnya.

Ajang ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan sains di madrasah secara komprehensif yang ditandai dengan semakin kuatnya budaya belajar, riset, dan motivasi berkompetisi meraih prestasi.

Berdasarkan catatan, KSM pertama diselenggarakan di Bandung pada 2012. Kemudian, KSM kedua berlangsung di Malang. Pada 2014 ini, KSM bertema “Membangun Peradaban Bangsa melalui Kekuatan Iman, Ilmu, dan Amal secara Seimbang serta Kemampuan Kompetitif, Hidup Kreatif, Berjiwa Inovatif dan Berkelanjutan.(pikiran-rakyat.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.