3,56 Persen Penduduk Indonesia Buta Aksara

oleh -36 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

SEBANYAK 3,56 persen penduduk Indonesia atau dari 5,7 juta orang masih buta aksara. Ini berdasarkan data Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) per tahun 2015. Angka tersebut menurun tipis dari tahun 2014 sebelumnya yakni 3,7 persen atau 5,9 juta penduduk.

Diretur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Harris Iskandar menuturkan upaya pemberantasan buta aksara yang telah dilakukan sejak 2005 silam masih terkendala berbagai masalah. Terutama faktor kemiskinan, lokasi yang tidak terjangkau, dan kurangnya motivasi belajar.

“Tren penurunan buta aksara dari tahun ke tahun sebenarnya terus membaik. Saat ini kita sudah sampai di kilometer terakhir (pemberantasan buta aksara-red), namun sekaligus ini adalah titik yang sulit untuk ditempuh karena faktanya lebih dari 5 juta penduduk ini tersebar dan tercecer di berbagai pelosok,” ujarnya di Jakarta, Jumat, 9 September 2016.

Papua menjadi provinsi dengan persetase penduduk tuna aksara yang tertinggi. Berdasarkan data Kemendikbud, penduduk tuna aksara berusia 15 – 59 tahun di Papua mencapai 28,61 persen. Sementara Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan 10,62 persen, dan Sulawesi Barat di posisi ketiga (7,63 persen).

Adapun di Jawa Barat masih terdapat 2,03 persen penduduk yang buta aksar. Jumlah ini menggambarkan sekitar 604.000-an masyarakat Jaw Barat belum melek aksara.

Harris menuturkan, tersebarnya masyarakat yang masih buta aksara di berbagai tersebut menjadi salah satu kendala lainnya. Persebaran penduduk buta aksara membuat intervensi di daerah kurang maksimal.

Selain itu, menurut Harris, tantangan berat lainnya karena masyarakat yang buta huruf tersebut mayoritas berusia di atas 45 tahun. Dengan latar belakang tersebut, tidak heran rata-rata mereka memiliki motivasi belajar yang rendah.

Hari Aksara Internasional diperingati secara internasional setiap 8 September 2016. Tahun ini, Kemendikbud akan memeringati Hari Aksara Internasional pada 20 Oktober 2016 medatang di Palu, Sulawesi Tengah.(pikiran-rakyat.com)