306 Guru Ikuti Pelatihan Menulis dari Wartawan Kabupaten Bandung

oleh -12 views
Ilustrasi pelatihan guru
Arrief Ramdhani
306 Guru Ikuti Pelatihan Menulis dari Wartawan Kabupaten Bandung.(pikiran-rakyat.com)
306 Guru Ikuti Pelatihan Menulis dari Wartawan Kabupaten Bandung.(pikiran-rakyat.com)

SEBANYAK 306 guru sekolah dasar se-Kabupaten Bandung mengikuti pelatihan menulis artikel, opini, dan karya ilmiah di Gedung PGRI, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/9/2014). Kegiatan yang digelar Forum Diskusi Wartawan Kabupaten Bandung tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang penulisan.

Pelatihan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB-15.00 WIB tersebut dihadiri dan dibuka langsung Bupati Bandung Dadang Naser. Sementara narasumber yang mengisi pelatihan tersebut, yaitu wartawan senior Pikiran Rakyat Lina Nursanty, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPI Mumum Syaban, serta Idris Afandi dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jabar.

Bupati Bandung Dadang Naser mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, pelatihan itu menjadi salah satu bentuk sinergi antara para awak media, akademisi, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi guru.

“Ini juga selaras dengan visi dan misi Kabupaten Bandung, yang di antaranya adalah meningkatkan kompetensi dan kualitas para pendidik,” ujarnya.

Ketua Fordiswakab Kiki Kurnia menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu bagi para guru untuk melatih kemampuan mereka dalam bidang penulisan opini, artikel, dan karya ilmiah. Selain itu, para guru juga diharapkan dapat menghasilkan karya-karyanya melalui tulisan dan diterbitkan di media massa baik cetak maupun elektronik.

“Menulis artikel atau opini di media massa kini menjadi salah satu tolak ukur kompetensi guru. Semakin banyak karya yang dimuat di media massa, guru akan semakin diperhitungkan kompetensinya,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut akan rutin dilakukan dengan materi dan segmentasi yang lebih spesifik.

Salah seorang guru SD di Katapang, Eva Sulistiana mengaku mendapatkan wawasan yang lebih luas soal penulisan setelah mengikuti pelatihan tersebut. Menurut dia, kegiatan itu tak hanya dapat mengasah kemampuan di bidang penulisan, tetapi juga menunjang jenjang karier para guru.

“Untuk kenaikan pangkat atau golongan, memang tulisan-tulisan yang dimuat di media massa menjadi salah satu faktor pendukung. Jadi, pelatihan ini sangat bermanfaat dan saya berharap agar lebih banyak digelar pelatihan serupa,” tuturnya.(pikiran-rakyat.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.