2 Mahasiswa ITB Kembali Jadi Duta Google

oleh -3 views
Foto : Fadhila Hasna Athaya, mahasiswi ITB yang terpilih jadi Duta Google 2014/ITB
Arrief Ramdhani
Foto : Fadhila Hasna Athaya, mahasiswi ITB yang terpilih jadi Duta Google 2014/ITB
Foto : Fadhila Hasna Athaya, mahasiswi ITB yang terpilih jadi Duta Google 2014/ITB

GOOGLE kembali mencari mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh dunia untuk menjadi Google Student Ambassador (GSA) 2014. Sama seperti tahun sebelumnya, dua mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali mendapat kesempatan untuk menyandang predikat tersebut.

Mereka adalah Fadhila Hasna Athaya (Manajemen 2012) dan Robert Tan (Teknik Mesin 2012). Dhila dan Robert merupakan dua dari 150 peserta GSA 2014 untuk regional Asia Tenggara. Kedua mahasiswa ini telah melalui proses penyeleksian yang sangat ketat dan berhasil mengalahkan lebih dari 1.000 pendaftar untuk regional tersebut.

Luar biasa bukan? Yuk kita kenali sosok Fadhila Hasna Athaya lebih dekat. Sebagai mahasiswa, Dhila -begitu panggilan akrabnya- dituntut untuk mampu mengeksplor serta mengatur dirinya secara perfeksional dan mandiri.

Tidak sia-sia, prinsip tersebut mengantarnya meraih beragam kesuksesan. Dhila pernah meraih predikat sebagai Top 30 Finalist dan Best Business Concept Award pada ajang Unilever Future Leaders’ League Indonesia 2013, serta juara pertama pada ajang EURECA Advertising Hunt 2013 yang diselenggarakan oleh Prasetya Mulya Business School.

Selain prestasi akademik, Dhila juga aktif dibidang kemahasiswaan, dan olahraga. Saat ini, mahasiswa pencinta olahraga softball tersebut merupakan salah satu anggota aktif Keluarga Mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen (KM-SBM) ITB. Dalam kepengurusan baru di KM-SBM, Dhila menjabat sebagai Menteri Corporate Communication.

Dalam mengikuti seleksi GSA 2014, Dhila mengajukan sebuah konsep yang unik dalam hal mengajak orang lain tertarik untuk saling berbagi ilmu, pengetahuan, hobi, dan lainnya. Konsep tersebut dia namakan ‘Youtube for College Students: Popsicle Award.’

Program tersebut dapat dikatakan sebagai ajang apresiasi bagi pengguna internet yang telah membagikan ilmu mereka melalui media sosial, dalam hal ini jejaring Youtube. Bentuk apresiasi ini timbul karena tidak sedikit orang yang terinspirasi berkat ilmu yang dibagikan oleh orang tersebut, namun mereka tidak mendapatkan penghargaan apa pun.

“Setiap orang memiliki talenta yang sangat unik. Kebanyakan dari mereka telah berhasil menginspirasi orang lain. Melalui konsep ini, saya berkeinginan untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang berani berbagi ilmu melalui internet, serta kepada mereka yang menginspirasi tetapi tidak mendapatkan apa-apa di dunia nyata,” tutur Dhila, seperti disitat dari laman ITB, Sabtu (7/6/2014).

Selain mengusung ide acara, calon peserta GSA 2014 juga dituntut untuk membuat sebuah video yang kerap menggambarkan dirinya dan Google. Dalam hal ini Dhila membuat video berlatar belakang kampus ITB yang dikemas secara apik dan kreatif.

Berkat konsep dan video tersebut, Dhila berhasil meraih kesempatan untuk bergabung dengan GSA 2014. “Setiap orang berhak untuk sukses, bagi saya kunci utamanya adalah percaya diri dan terus semangat. Khususnya bagi mahasiswa, beranilah untuk membuka diri dan berkarya,” imbuhnya.

Menurut Dhila, GSA merupakan sebuah program pengembangan diri mahasiswa akan sangat membantu bagi setiap dutanya. Tentu saja sangat diharapkan untuk lebih kreatif, serta mampu menginspirasi mahasiswa lain untuk berkarya.

“Sebagai pelajar, marilah kita berperan aktif untuk berani berkarya. Sekecil apa pun ilmu yang kita bagikan akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Keterbukaan ide sangatlah penting untuk pengembangan diri kedepannya,” tutup Dhila.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.