Universitas Indonesia Terima 3.493 Mahasiswa Baru Melalui Simak UI

Tuesday 10 July 2018 , 8:26 AM

Universitas Indonesia

SEBANYAK 3.493 mahasiswa baru lulus dalam Seleksi Masuk Universitas Indonesia atau Simak UI 2018. Mereka lolos seleksi dari total jumlah peserta 27.001 orang.

Jumlah yang lulus tersebut terdiri atas 370 peserta dari vokasi, 558 S1 paralel, dan 508 S1 kelas internasional.

Bersamaan dengan pengumuman bagi siswa SMA/sederajat, UI juga mengumumkan hasil Simak UI untuk program magister, spesialis, profesi dan doktor. Sebanyak 1.872 calon mahasiswa magister, spesialis dan profesi serta 185 doktor diterima sebagai calon mahasiswa program pascasarjana.

Pengumuman telah dapat diakses Jumat 6 Juli 2018 melalui situs www.penerimaan.ui.ac.id.

Simak UI merupakan pintu masuk terakhir bagi siswa SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikannya di UI.

“Setelah dinyatakan lulus Simak UI 2018, para calon mahasiswa baru UI dapat melakukan registrasi akademik yang dilaksanakan pada 24-25 Juli 2018 di Balairung UI, Depok,” kata Kepala Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti dalam keterangan tertulis, Sabtu 7 Juli 2018.

Tahapan registrasi ulang bagi calon mahasiswa UI yang diterima adalah segera melakukan pengisian data dan pemilihan jadwal pemeriksaan kesehatan secara daring di situs http://pra-registrasi.ui.ac.id/apps/site/informasi.

Selanjutnya, mahasiswa baru dapat melakukan pembayaran biaya pendidikan dan registrasi akademik. ‎

Simak UI adalah program seleksi mahasiswa UI yang diselenggarakan untuk semua program pendidikan dari jenjang vokasi (Diploma 3), sarjana (S1), kelas paralel, sarjana (S1) kelas internasional, sarjana kelas ekstensi, profesi, magister, spesialis, dan doktoral (S3).

Melalui Simak UI, para calon mahasiswa program vokasi dan sarjana diperkenankan memilih lebih dari satu hingga maksimal enam program studi dengan sekali pendaftaran dan ujian.

Fakultas Kedokteran jadi koordinator AAHCI

Sementara itu, Fakultas Kedokteran UI resmi terpilih menjadi Koordinator The Association of Academic Health Centers Internasional (AAHCI) wilayah Asia Tenggara.‎

Sebagai perwakilan AAHCI, Fakultas Kedokteran UI dapat bertukar informasi kasus medis beserta penanganan terbaik dalam memperkaya ilmu kedokteran di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara.

Selain itu, Fakultas Kedokteran UI mengembangkan peluang kerja sama jaringan regional internasional serta mampu memperdalam kurikulum kesehatan guna peningkatan sistem kesehatan dan pendidikan kedokteran di Tanah Air.

AAHCI merupakan asosiasi institusi pendidikan kedokteran dunia yang berkantor pusat di Washington DC, Amerika Serikat.

Dengan terpilihnya Fakultas Kedokteran UI, Regional Office AAHCI wilayah Asia Tenggara–yang sebelumnya dipegang oleh National University of Singapore–per 1 Juli 2018 secara resmi berkantor di Fakultas Kedokteran UI Kampus Salemba.

Dekan Fakultas Kedokteran UI Ari Fahrial Syam menjadi koordinator AAHCI Asia Tenggara. Sementara koleganya, Budi Iman Santoso bertugas sebagai juru bicara AAHCI Asia Tenggara.(pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.