Tuntutan Honorer K2 Masih Terganjal Undang-Undang

Friday 02 November 2018 , 7:26 AM

Demo guru honorer K2 .( republika.co.id)

BELUM lama ini, ribuan tenaga honorer kategori dua (THK2) kembali menggelar unjuk rasa di Istana Merdeka. Mereka menuntut agar revisi Undang-undang ASN Nomor 5/2015 segera disahkan, menolak pengangkatan PPPK dan menuntut agar Presiden segera mengambil keputusan untuk mengangkat semua honorer K2 tanpa tes dan batasan usia.

“Kami hanya mengikuti apa pun yang diputuskan oleh Pemerintah. Regulasi yang sekarang berlaku memang membatasi usia CPNS 35 tahun,” kata Ridwan ketika dihubungi¬†Republika, Kamis (1/11).

Adapun terkait Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menurut Ridwan, hingga kini masih diproses. Dia pun tidak dapat menargetkan kapan Perpres tersebut akan diteken.

“Perpres PPPK masih diproses,” ungkap Ridwan

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy juga sempat menyebutkan payung hukum pengangkatan guru honorer menjadi PPPK yang akan berbentuk Perpres masih menunggu hasil telaah akhir di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Sekarang di proses dan menunggu telaah akhir dari Kemenkeu,” ungkap Muhadjir beberapa waktu lalu.(republika.co.id)

Comments are closed.