SMP Al-Hidayah Boarding School Singaparna, Menggali Inspirasi dari Motivator Asing

Tuesday 20 February 2018 , 8:30 AM

Mr. Colin Singer bersama Istrinya Ny. Aat Kaswati.(Asop Ahmad/Siap Belajar)

SMP Al-Hidayah Boarding School (Abschool) Kokol Cipakat Singaparna Kab. Tasikmalaya, pekan kemarin kedatangan Colin Singer, ketua lembaga swadaya masyarakat Indonesia International. Kehadirannya bukanlah suatu kebetulan, sebelumnya pihak sekolah sudah mengagendakan melalui asisten pribadinya

Colin Singer sendiri merupakan warga Negara Skotlandia yang menikah dengan Aat Kaswati (50) warga Kecamatan Cibalong Kab. Tasikmalaya. Kiprahnya di dunia social seakan sudah tidak bisa dipisahkan lagi pada kehidupannya saat ini. Namanya pernah melejit ketika berhasil menangani dan memenangi kasus hukuman yang menjerat salah seorang warga Negara Indonesia di Pengadilan Banding Australia Barat (28/6/2017) lalu

SMP Abschool sendiri dalam hal ini, seakan tidak mau membiarkan kesempatan baik berlalu begitu saja, kelas yang sudah diseting untuk kegiatan audiens telah dipersiapkan, setidaknya ruangan tersebut dibikin nyaman pihak sekolah agar dalam acara silaturahmi itu berkesan dan meninggalkan bekas positif bagi siswa serta guru

Pucuk dicinta ulam pun tiba, penantian siswa dan guru SMP Abschool untuk bertatap muka dengan salah seorang pejuang social ini akhirnya menjadi kenyataan, di ruangan yang sudah disediakannya itu mereka berinteraksi dan menimba ilmu dari pengalaman Colin Singer

Dalam menyampaikan cerita hidupnya selama berdedikasi di dunianya sekarang ini, Mr. Colin, panggilan akrabnya, didampingi Aat Kaswati  yang bertugas mentranslate kalimat-kalimat yang disampaikan suaminya itu agar mudah dipahami oleh seluruh siswa dan guru, belum lancarnya berbahasa Indonesia sehingga 70% pembicaraannya menggunakan bahasa inggris, atas dasar itu Ny. Aat, selalu menjadi pemandu bahasa dan mendampingi suaminya disetiap kegiatannya di Indonesia

Pada seluruh orang yang hadir. Colin bercerita tentang pengalaman peribadinya, bagaimana ia bersusah payah dalam membebaskan seorang remaja dari desa nelayan Pulau Flores yang akan dihukum berat karena terjerat dalam penyelundupan imigran gelap, padahal, katanya, remaja di bawah umur tersebut hanya seorang koki biasa, dan ia sama sekali tidak tahu apa-apa tentang kegiatan di tempat kerjanya itu. Dan kendala yang paling berat menurut Colin saat itu adalah kurang responnya pejabat keduataan Indonesia, butuh dua tahun  bagi dirinya untuk mendapatkan  sebuah tanggapan  dari kasus yang telah ditanganinya itu

Pada akhir kunjungannya. Colin berpesan pada seluruh orang yang ada di ruangan itu, agar tidak pernah berputus asa dalam menjalani pernak pernik hidup, fokus dan konsisten salah satu kunci kesuksesan, disampaikannya, ikhtiar semaksimal mungkin adalah sebuah proses terpenting dalam sebuah perjuangan

Diutarakan Jajang Zenal Mutaqin S.S, kepala SMP Abschool, kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan untuk membuka wawasan dan pengetahuan serta tumbuhnya semangat bersosial pada diri siswanya

“Antusias siswa dalam menyimak setiap kalimat yang disampaikan Mr. Colin, luar biasa. Itu dibuktikan siswa kami saat season diskusi, hampir mayoritas mengungkapkan keingin tahuan banyak, pada sepak terjang seorang Colin Singer dalam membantu orang-orang tidak berdaya. Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala dan tentunya akan mendatangkan sosok-sosok inspiratif lainnya” ujar Jajang. (Asop Ahmad/Siap Belajar)

Comments are closed.