PPDB Tahun Ajaran 2018/2019 Bisa Dilakukan Melalui 6 Jalur Ini

Wednesday 23 May 2018 , 7:53 AM

PENERIMAAN  Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018/2019 dimulai pada 4 Juni 2018. Secara umum, tahun ini dalam seleksi PPDB ada beberapa kriteria prioritas berdasarkan tempat domisili calon peserta didik pada wilayah provinsi dan atau radius jarak terdekat ke satuan  pendidikan tujuan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengatakan, hal tersebut bertujuan untuk memberikan keadilan kepada seluruh sekolah. Hadadi berharap, seluruh sekolah di Jawa Barat memiliki kualitas yang sama. Tidak ada lagi pelebelan sekolah-sekolah favorit.

“Kami juga ingin seluruh sekolah di Jawa Barat mempunyai kualitas yang sama. Maka sekolahnya harus dipantaskan. Memantaskan diri, maka tidak ada sekolah elit atau sekolah alit. Semuanya elit,” jelas Hadadi saat membuka Kegiatan Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekaligus Launching PPDB Tahun Pelajaran 2018-2019 Jenjang SMA, SMK, dan SLB di Grand Hani Hotel, Jalan Raya Lembang KM.12,1 No.15, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, belum lama ini.

Dikutip dari rilis yang diterima “PR”, wilayah provinsi terbagi atas dalam wilayah dan luar wilayah Provinsi Jawa Barat.  Calon peserta didik dari  dalam wilayah Jawa Barat dapat memilih beberapa jalur PPDB berdasarkan pada kekhususan kriteria. Terdapat enam jalur PPDB yang dapat dipilih. Jalur pertama adalah jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga dengan ekonomi tidak mampu.

Kedua, Penghargaan Maslahat bagi Guru (PMG), diperuntukkan bagi calon peserta didik putera puteri guru mata pelajaran/guru bimbingan konseling/pengawas sekolah yang mendapat penghargaan maslahat berupa kemudahan mendapatkan pendidikan bagi putera puterinya. Jalur PMG memiliki kriteria sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Sesuai dengan peraturan pemerintah tersebut, syarat jalur PMG yaitu memiliki sertifikat pendidik, memiliki kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran/bidang yang diampu, jumlah beban mengajar minimal 24 jam pelajaran bagi guru mata pelajaran/150 orang siswa yang dibimbing bagi guru bimbingan konseling/40 guru atau tujuh satuan pendidikan binaan bagi pengawas sekolah, dan berusia tidak lebih dari 60 tahun.

ABK, NHUN, dan prestasi

Masih dari rilis yang diterima “PR”, jalur selanjutnya untuk PPDB 2018 yakni jalur ketiga, adalah anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas (ABK). Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas. Jalur keempat, warga penduduk setempat (WPS), diperuntukkan bagi calon peserta didik dari warga penduduk setempat di sekitar lingkungan sekolah. Jalur kelima adalah Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN). Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memilih seleksi PPDB dengan menggunakan nilai hasil ujian nasional.

Jalur terakhir adalah prestasi atau bakat istimewa bidang akademik atau nonakademik, yang diperuntukkan sebagai penghargaan bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi akademik atau non akademik. Jalur Prestasi atau bakat istimewa dapat diikuti oleh calon peserta didik dari berbagai kejuaraan. Kejuaraan  yang diakui dalam jalur prestasi ini adalah bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, olah raga, pramuka, paskibra, Palang Merah Remaja, keagamaan, kreativitas, terutama kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementrian Agama.(pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.