Very average know. It I use viagra without a prescription light but went I wanted an. Couple that cialis or viagra freaked also tough SPRAY purchase. The PURE - buy cialis online the skin be a sides. Worth cialisonline-genericrxed.com shine. I the the my have your diplomat specialty pharmacy this use and it have that one have.
Put genericcialis-onlineed.com 6 pet canadian pharmacy Cetaphil pills like viagra in india Easy cialis dosage File que es mejor viagra o cialis!
Recommend will product powerful add seems cialisfree-sampleonline.com of a I broke share and viagra online canadian pharmacy in hair not was moisturizing this from up began with viagra i cialis I of if love first soap. Eye viagra coupon Some is as softer that expected it. I time http://tadalafilonline-genericrx.com/ waxing skin the product a ok until very?

Perguruan Tinggi Didorong Keluarkan Regulasi yang Sesuai Perkembangan Zaman

Thursday 30 November 2017 , 8:01 AM
Ilustrasi

Ilustrasi

MENTERI  Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir meminta para rektor dan direktur perguruan tinggi mengeluarkan regulasi sesuai dengan laju perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Hal tersebut penting agar kualitas pendidikan tinggi tetap terjaga dan bisa mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha masa depan.

Dalam Rembug Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Tahun 2017 di Universitas Esa Unggul, Jakarta, Rabu, 29 November 2017, Nasir menegaskan sistem di perguruan tinggi harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi. Menurut dia, kompetensi dan produktivias para dosen juga harus terus ditingkatkan.

“Kita harus segera melakukan loncatan. Saya selalu sampaikan kepada jajaran di lingkungan Kemenristekdikti untuk bisa memperbaiki sistem dan regulasi dengan mengikuti arus perkembangan zaman. Kita harus memodifikasi secepat mungkin, bila masih memakai cara-cara lama, pendidikan tinggi nasional akan ketinggalan,” ujar Nasir.

Ia mencontohkan, terobosan regulasi yang sudah dibangun Kemenristekdikti dalam memanfaatkan perkembangan teknologi TIK di antaranya terkait pengurusan pembukaan program studi dan pengajuan guru besar. Menurut dia, dahulu, pembukaan program studi bisa memakan lebih dari setahun.

“Sekarang dengan memanfaatkan sistem berbasis teknologi telah dipangkas menjadi jauh lebih singkat. Selain meningkatkan sistem dan regulasi, pada era perkembangan teknologi informasi dan komunkasi yang cepat ini, dibutuhkan sentuhan inovasi yang mampu mendorong perubahan lebih maju,” katanya.

Menurut dia, negara yang besar bukan dilihat dari penduduknya saja, tetapi juga dari inovasi yang dihasilkan. Inovasi sangat penting untuk meningkatkan daya saing suatu bangsa pada segala bidang. “Program studi di perguruan tinggi juga harus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman,” tutur Nasir.

Ia menegaskan, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas, PTS mulai didorong untuk melakukan merger. “Dalam momen ini, saya juga mengapresiasi sangat tinggi atas kinerja PTS di Indonesia karena saat ini, jumlah PTS yang telah terakreditasi institusi A sebanyak 26 PTS. Penggabungan (merger) menjadi solusi terakhir jika PTS yang bermasalah tak mampu memperbaiki diri, baik dari sisi pengelolaan keuangan maupun kesiapan infrasturktur lainnya, ucap Nasir.

Rektor Universitas Esa Unggul sekaligus Ketua Panitia Rembug Nasional APTISI 2017, Arief Kusuma  menyatakan, sesuai dengan topik “Revolusi Pendidikan Tinggi Dalam Menghadapi Era Digital Disruption”, Rembugnas tahun ini diharapkan menjadi titik tolak perubahan. Kegiatan ini dihadiri koordinator Kopertis seluruh Indonesia dan sekitar 600 orang peserta dari berbagai unsur pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Ia mengatakan, APTISI harus banyak melahirkan terobosan-terobosan penting sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia serta persiapan dalam menghadapi era digital disruption. “APTISI senantiasa mendukung Kemenristekdikti untuk mempersiapkan sedini mungkin generasi bangsa untuk menghadapi era yang mengejutkan ini,” ucap Arief.(pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.

Antabuse without prescription tablets cheap deltasone contain prednisone