Mewujudkan Gaya Hidup Sehat Serta Aktif Bagi Anak di Sekolah

Sunday 13 May 2018 , 9:53 AM

Ilustrasi

WISUDAWAN  sebagai lulusan pendidikan tinggi harus selalu mengembangkan ilmu pengetahuan. Artinya, mereka harus bersiap menghadapi tantangan besar yang terjadi di era Revolusi Industri 4.0 saat ini.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa menilai, mereka harus pula tetap memperhatikan penguasaan teknologi, digital dan bahasa asing. Wisudawan harus memiliki pola pikir yang terbuka terhadap perubahan.

“/Mindset yang adaptif, yang sering disebut dengan /growth mindset yang memandang suatu pencapaian sebagai hasil usaha dan hasil belajar, dan bukan semata-mata karena adanya bakat dan takdir,” kata Sutrisna saat wisuda periode Mei di GOR UNY, Sabtu (12/5).

Manusia dirasa harus berpola pikir kalau dirinya dapat mencapai apapun sepanjang mau berusaha dan belajar. Sikap semacam ini akan dapat menumbuhkan kemampuan beradaptasi dengan perubahan dan mampu belajar serta mencapai apapun yang kita kehendaki.

Ia menekankan, lulusan perguruan tinggi jangan berpegang pada pola pikir yang biasanya sudah dalam zona nyaman. Sutrisna merasa, itu akan sulit untuk membuatnya beradaptasi terhadap perubahan, karena sudah membuat batasan-batasan personal.

Manusia dengan pola pikir itu (fixed-mindset) akan cenderung membatasi kemampuan pada apa yang mereka percayai jika mereka berbakat. Ia turut mengutip ucapan Menristekdikti tentang karakteristik lulusan perguruan tinggi di Era Revolusi Industri 4.0.

“Antara lain mempunyai kompetensi terintegrasi yang mencakup competence for digital business, competence in globalization, dan competence in future,” ujar Sutrisna.

Selain itu, mereka memiliki karakteristik kompetensi inti keilmuan yang kuat, dan mempunyai kemampuan kuat seperti berpikir kritis, bertindak kreatif, dan mampu berkomunikasi baik. Mereka harus pula mampu berkolaborasi dalam berbagai bidang tugas.

Ia menegaskan, sebagai bagian lulusan perguruan tinggi, mereka harus bersiap hadapi era banyaknya gangguan yang diakibatkan perubahan yang makin sering terjadi dan harus disikapi dengan bijaksana. Tujuannya, agar mampu menanggapi tantangan zaman.

“Saudara tidak boleh terperangkap dengan cara pandang zaman old, oleh karenanya, wisudawan harus bergerak cepat untuk melakukan berbagai inovasi,” kata Sutrisna.(republika.co.id)

Comments are closed.